News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Bertikai dengan Ofisial Persib Rahmad Darmawan: Pelatih Asing Harusnya Jadi Contoh 

Pertikaian terjadi dari kedua bench tim tak lama setelah wasit memisahkan cekcok antara Renan Silva dan Nick Kuipers di menit 30. 
Minggu, 13 Agustus 2023 - 18:28 WIB
Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

tvOnenews.com - Pertikaian kecil terjadi di tengah laga Persib Bandung kontra Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (13/8/2023). 

Pertikaian terjadi dari kedua bench tim tak lama setelah wasit memisahkan cekcok antara Renan Silva dan Nick Kuipers di menit 30. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat keributan terjadi dari pelatih kiper Persib, Luizinho Passos yang mengarah pada bench Barito Putera. 

tvonenews

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan kemudian meluapkan emosinya ke arah bench Persib. 

Pelatih Persib, Bojan Hodak pun akhirnya tersulut yang membuat wasit Heru Cahyono terpaksa memberikan kartu kuning pada Rahmad Darmawan. 

Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 setelah gol Levy Madinda di akhir babak pertama dibalas oleh Murilo Mendes. 

Usai pertandingan, Rahmad Darmawan meminta maaf atas kejadian tersebut. 

"Pada kesempatan ini, saya mau meminta maaf atas insiden yang terjadi, saya dungguh tidak bermaksud apapun," kata Rahmad Darmawan. 

"Saya ingin mengingatkan mari kita semua pelatih menghargai kinerja perangkat pertandingan, yaitu wasit," kata Passos. 

Mantan pelatih Madura United ini pada awalnya hanya ingin memperingatkan Luizinho Passos. Dia mengakui seharusnya pelatih asing memberikan contoh positif. 

"Saya pengin pelatih asing datang ke sini, memberikan satu edukasi, memberikan satu yang positif untuk bisa kita tiru, kita contoh," kata Rahmad Darmawan.

Dia mengakui Passos tidak seharusnya melakukan sesuatu yang menjadi contoh buruk dalam memberikan protes pada wasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi itu yang saya sampaikan, adi saya minta maaf mungkin salah paham, malah saya yang di kartu kuning. Tapi tidak ada masalah buat saya," kata Rahmad Darmawan. 

Usai pertandingan, ofisial tim yang berada di samping lapangan pun bersalaman. Sehingga kejadian tersebut tak berlanjut sampai ke luar lapangan. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT