News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Alasan Bobotoh Komplain Persib Beri Kontrak Jangka Panjang Reky Rahayu

Reky Rahayu dan Fitrul Dwi Rustapa masih akan membela Persib pada musim depan. Sayangnya, respon berbeda diberikan penggemar Persib, Bobotoh pada Reky Rahayu. 
Sabtu, 6 Mei 2023 - 17:15 WIB
Reky Rahayu
Sumber :
  • Persib

tvOnenews.com - Persib Bandung memperpanjang kontrak pemainnya untuk menghadap Liga 1 2022/2023. Pemain yang turut diperpanjang kontraknya adalah Fitrul Dwi Rustapa dan Reky Rahayu

Dua kiper ini masih akan membela Persib pada musim depan. Sayangnya, respon berbeda diberikan penggemar Persib, Bobotoh pada Reky Rahayu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena Persib memberikan kontrak jangka panjang pada Reky. Tak tanggung-tanggung, Reky akan memperkuat Persib hingga 2026 mendatang. 

tvonenews

Berikut 3 Alasan Penolakan Reky Rahayu usai Perpanjangan Kontrak Persib

1. Kerap Blunder Saat Bermain

Secara statistik, Reky Rahayu tampil lebih banyak bermain dibandingkan di klub sebelumnya, Persela Lamogan. Reky tampil di sembilan pertandingan dengan total 658 menit. 

Dari sembilan pertandingan itu, Reky kebobolan dengan 14 gol dan hanya clean sheet di dua pertandingan saja. 

Bahkan di laga terakhir Persib di Liga 1 kontra Persikabo 1973, Reky kebobolan empat gol. Dia pun 'merusak' momen saat I Made Wirawan pensiun dari Persib. 

2. Slot Kiper Penuh

Persib setiap musimnya melakukan promosi dari Diklat Persib ke Persib senior. Dengan perpanjang kontrak Reky dan Fitrul, maka Persib akan kesulitan untuk mempromosikan kiper muda. 

Persaingan ketat dari tiga kiper Persib ini akan membuat kiper muda tersisihkan. Apalagi Teja Paku Alam pun masih memiliki kontrak dengan Persib Bandung. 

3. Pernah Serang Bobotoh

Reky Rahayu pernah menyerang Bobotoh ketika tengah latihan di Stadion Sidolig, Kota Bandung pada Agustus 2022 lalu. Saat itu kiper Persib mendapatkan latihan tambahan dari Luizinho Passos ketika tim sedang libur. 

Persib yang baru mendapatkan kekalahan beruntun ternyata mendapatkan respon negatif dari oknum Bobotoh. Reky yang naik pitam pun melompati pagar lapangan dan menyerang Bobotoh dengan mencekiknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung, ada orang yang memisahkan keduanya sehingga tak terjadi adu jotos. Meski demikian, video penyerangan tersebut tersebar di media sosial. 

(hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT