News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ajat Sudrajat? Legenda Persib Bandung dengan Aksi Terbang ala superman di Kotak Penalti: Begini Perjalanan Karier Ajat Sudrajat yang Melegenda

Ajat Sudraja, legenda Persib Bandung yang dikenal karena gaya bermainnya yang benar-benar berbeda dari pemain lain pada masanya. Gaya bermain Ajat yang unik
Kamis, 20 November 2025 - 15:44 WIB
Legenda Persib Bandung, Ajat Sudrajat
Sumber :
  • Instagram ajat_bdg10

Trigol pertamanya terjadi pada 15 April 1983 dalam laga perebutan tempat ketiga Divisi Utama, di mana Persib menang 5-1 berkat gol Adjid Hermawan, tiga gol Ajat, dan satu gol penutup Yana Rodiana. 

Hattrick berikutnya kembali ia bukukan pada Perserikatan 1985 di babak enam besar melawan Persipura Jayapura, sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan bagi Persib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama kurang lebih sepuluh musim, Ajat berperan besar membawa Persib meraih dua gelar juara Perserikatan, yakni tahun 1986 dan 1990—dua titel yang cukup mengukuhkan statusnya sebagai ikon Maung Bandung. 

Selain produktif sebagai mesin gol, Ajat juga dikenal memiliki komitmen tinggi dalam latihan. Ia menjadikan latihan sundulan sebagai rutinitas wajib: 50 umpan kiri dan 50 umpan kanan, total 100 sundulan tiap sesi demi meningkatkan feeling ball. 

Latihan tambahan itu membuatnya menjadi salah satu spesialis sundulan terbaik di Indonesia pada masanya.

Namun karier Ajat tak selalu berjalan mulus. Pada 1990, publik dibuat terkejut ketika ia memutuskan hengkang dari Persib. 

Keputusan itu dipicu kekecewaannya terhadap manajemen yang tidak menepati janji memberikan hadiah mobil kepada seluruh pemain usai membawa Persib menjadi juara Perserikatan 1989–1990. Situasi itu membuat Ajat memilih meninggalkan klub yang membesarkan namanya. 

Kepergiannya memicu reaksi keras dari Bobotoh—teriakan, hujatan, hingga cap pengkhianat sempat ia terima.

Setelah memutuskan meninggalkan Persib, Ajat bergabung dengan Mastran Bandung Raya (MBR), klub sekota sekaligus rival Persib. Perpindahan ini semakin menguatkan citra kontroversialnya, meski bagi Ajat, langkah tersebut merupakan bentuk protes profesional terhadap manajemen. 

Dalam pertandingan melawan Persib setelah kepindahannya, atmosfer yang tercipta menunjukkan betapa besar pengaruh Ajat bagi publik Bandung.

Legenda Persib Bandung, Ajat Sudrajat
Legenda Persib Bandung, Ajat Sudrajat
Sumber :
  • Instagram ajat_bdg10

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelah itu, Ajat memilih pensiun pada usia 28 tahun dan beralih bekerja sebagai karyawan PLN. Meski berhenti pada usia yang tergolong muda, warisan kontribusinya di dunia sepak bola Indonesia tetap kuat. 

Ia masih dikenang sebagai legenda Persib, pemain yang bukan hanya piawai mencetak gol, tetapi juga menjadi wajah dan simbol kebanggaan Kota Bandung. Hingga kini, Ajat tetap menjadi bagian dari sejarah penting sepak bola nasional. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT