GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Meski Diberikan 3 Hukuman, Sanksi FIFA untuk Israel Ternyata Lebih Ringan dari Tuntutan Awal Palestina

Palestina mendorong agar Israel dijatuhi hukuman paling berat berupa pembekuan dari aktivitas sepak bola internasional.
Jumat, 20 Maret 2026 - 14:12 WIB
Timnas Israel terancam dicoret UEFA
Sumber :
  • REUTERS/Bernadett Szabo

‎Jakarta, tvOnenews.com - FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi kepada Israel. Namun, keputusan tersebut memicu perhatian karena dinilai jauh lebih ringan dibanding tuntutan Palestina. Padahal, ada tiga jenis hukuman yang diberikan kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA).

‎Keputusan ini muncul setelah proses panjang yang melibatkan laporan resmi dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Sejak awal, Palestina mendorong agar Israel dijatuhi hukuman paling berat berupa pembekuan dari aktivitas sepak bola internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Proposal tersebut pertama kali diajukan pada Mei 2024 dengan sejumlah tuduhan serius. PFA menilai tindakan Israel telah melampaui batas dan berdampak pada nilai-nilai dasar dalam dunia sepak bola.

‎Dalam laporannya, Palestina mengaitkan konflik yang terjadi di Gaza dengan pelanggaran dalam ranah olahraga. Mereka menilai kondisi tersebut tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sepak bola yang dijalankan oleh Israel.

‎Tak hanya itu, PFA juga menuding IFA terlibat dalam pelanggaran hukum internasional. Tuduhan lain yang disampaikan termasuk dugaan diskriminasi terhadap pemain Arab serta keberadaan klub dari wilayah Palestina yang berkompetisi di liga domestik Israel.

‎Menanggapi berbagai tudingan tersebut, pihak Israel langsung memberikan bantahan. Mereka menolak seluruh klaim yang diajukan dan menyebutnya tidak berdasar.

‎Situasi ini membuat FIFA tidak mengambil langkah cepat dalam menentukan sikap. Organisasi tersebut memilih untuk menyerahkan penanganan kasus kepada Komite Disiplin guna dilakukan peninjauan menyeluruh.

‎Proses investigasi pun berjalan cukup lama hingga memakan waktu hampir dua tahun. Selama periode itu, FIFA mengkaji berbagai bukti dan argumen dari kedua belah pihak.

‎Hasil akhirnya, FIFA tidak mengabulkan permintaan Palestina untuk membekukan Israel. Keputusan ini menegaskan bahwa Israel tetap bisa tampil di ajang internasional.

‎Meski tidak dibekukan, FIFA tetap menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh IFA. Temuan ini menjadi dasar dalam penjatuhan sanksi yang kini resmi diumumkan.

‎Dalam putusannya, FIFA menyebut pelanggaran terjadi pada aspek perilaku dan prinsip dasar organisasi. Hal itu berkaitan dengan pasal 13 serta pasal 15 dalam Kode Disiplin FIFA.

‎Pasal 13 mengatur tentang perilaku ofensif serta pelanggaran prinsip fair play. Sementara pasal 15 menyoroti tindakan diskriminasi dan perilaku rasial.

‎Sebagai tindak lanjut, FIFA menjatuhkan tiga hukuman kepada IFA. Sanksi tersebut meliputi denda finansial, peringatan resmi, serta kewajiban menjalankan kampanye anti-diskriminasi.

‎IFA diwajibkan membayar denda sebesar 150 ribu franc atau setara dengan sekitar Rp3,2 miliar. Selain itu, mereka juga menerima peringatan atas tindakan yang dinilai melanggar aturan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Israel diharuskan menampilkan spanduk besar bertuliskan 'Football Unites the World - No to Discrimination" yang letaknya berdampingan dengan logo IFA dalam tiga pertandingan resmi FIFA kategori A di kandang.

‎Selain itu, sebagian dana dari denda juga harus dialokasikan untuk program pencegahan diskriminasi. FIFA menetapkan bahwa sepertiga dari total denda tersebut wajib digunakan dalam waktu 60 hari untuk menjalankan rencana tersebut. ‎(igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Perjuangan atlet untuk meraih kemenangan di olahraga memang sesuai dengan tema Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan. 
Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Kabar duka menyelimuti dunia bisnis Indonesia. Salah satu tokoh paling berpengaruh di Tanah Air, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) dalam usia 86 tahun.
Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Setelah jeda libur lebaran dan FIFA Matchday edisi Maret 2026, Super League akan kembali menggelar kompetisi di pekan ke-26. Sembilan pertandingan tersisa pun menjadi layaknya final bagi tiga klub ini. 
Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Gelaran MotoGP 2026 langsung menghadirkan sejumlah kejutan sejak seri pembuka di Buriram, Thailand yang berlangsung pada tanggal 27 Februari sampai 1 Maret lalu
Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Mantan lawan Megawati Hangestri kembali terseret dalam kasus skandal naturalisasi, usai pihak federasi dikabarkan telah melakukan pemalsuan dokumen.
Jadwal Final Four Liga Voli Thailand, Sabtu 21 Maret: Ada Big Match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Hadapi Rivan Nurmulki

Jadwal Final Four Liga Voli Thailand, Sabtu 21 Maret: Ada Big Match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Hadapi Rivan Nurmulki

Jadwal final four Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana dua pemain Timnas Voli Indonesia yakni Doni Haryono dan Rivan Nurmulki akan saling berhadapan di big match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT