News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Timnas Irak Makin Kacau Imbas Konflik Timur Tengah, Gelandang Persib Siap Tampil di Play Off Piala Dunia 2026

Irak akan tampil di babak final Play Off Antar Konfederasi Piala Dunia 2026 dengan menunggu lawan antara Bolivia dan Suriname. Pertandingan ini pun akan digelar di Stadion BBVA, Guadalupe, 31 Maret 2026. 
Senin, 16 Maret 2026 - 16:29 WIB
Pemain asing Persib Bandung, Frans Putros saat berseragam Timnas Irak
Sumber :
  • Instagram/Frans Putros

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi Timnas Irak jelang Play Off Piala Dunia 2026 semakin kacau imbas konflik Timur Tengah. Padahal, ini menjadi cara Irak untuk selangkah lagi ke Piala Dunia 2026. 

Irak akan tampil di babak final Play Off Antar Konfederasi Piala Dunia 2026 dengan menunggu lawan antara Bolivia dan Suriname. Pertandingan ini pun akan digelar di Stadion BBVA, Guadalupe, 31 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Meksiko, pemain lokal Irak tidak bisa membuat visa izin perjalanan karena kantor Kedutaan Besar memilih untuk tutup. Tak hanya itu, pelatih Irak Graham Arnold bahkan tertahan di Dubai karena penutupan akses udara.

Pemain Persib, Frans Putros pun mengkonfirmasi kesiapannya jika akhirnya dipanggil sebagai rencana cadangan dengan Graham Arnold memanggil skuad dari pemain abroad. 

"Saya terus menjalin komunikasi dengan staf tim, kami juga punya grup obrolan dengan para pemain dan semuanya," kata Frans Putros. 

Berbagai opsi pun bermunculan di media sosial, termasuk Irak yang menggantikan posisi Iran di Piala Dunia maupun saran lain dari Graham Arnold untuk memainkan play off mendekati waktu turnamen pada Juni 2026 mendatang. 

"Saat ini tidak banyak berita, saya pikir kami masih akan memainkan pertandingan play off di Meksiko, itu situasinya sekarang," katanya. 

"Tentu bisa saja berubah dan setiap hari situasinya berubah, jadi kami tidak tahu pasti," kata Frans Putros. 

Di sisi lain, Frans Putros sudah menyelesaikan tugasnya bersama Persib usai menutup bulan Ramadan dengan hasil imbang 1-1 dari Borneo FC pada Minggu (15/3/2026). 

Selama jeda liburan, Frans Putros menunggu aba-aba dari Timnas Irak. Jika mendapatkan panggilan dia pun akan mengisi waktu liburan dengan membela tim nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika saya pergi ke tim nasional maka saya tidak akan memiliki libur," kata Frans Putros. 

"Jika saya tidak pergi, saya akan memiliki sedikit liburan, mungkin mengunjungi negara baru atau mungkin tetap di sini di Indonesia untuk berlibur. Tidak ada rencana yang spesial," tutupnya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT