Tak Mau Tutupi Lagi, Presiden FIFA, Gianni Infantino Blak-blakan Soal Nasib Iran di Piala Dunia 2026
- instagram TeamMelli
tvOnenews.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, angkat bicara mengenai masa depan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Pernyataan ini muncul setelah situasi geopolitik di Timur Tengah memanas akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Ketegangan tersebut bahkan berdampak langsung pada dunia sepak bola, terutama setelah Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan bahwa Team Melli tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia sebagai bentuk protes atas serangan militer yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.
Menanggapi polemik tersebut, Infantino mencoba meredakan spekulasi dengan memberikan klarifikasi mengenai posisi Iran di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.
Ia mengungkapkan telah berdiskusi langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait kesiapan turnamen serta status Iran sebagai salah satu peserta yang telah lolos kualifikasi.
Infantino menegaskan bahwa hingga saat ini posisi Iran di Piala Dunia 2026 masih aman.
Ia bahkan mengungkapkan telah melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai situasi yang berkembang serta kesiapan turnamen tersebut.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial pada Rabu (11/3), Infantino menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Trump juga membahas mengenai partisipasi Iran di Piala Dunia mendatang.
“Tadi malam, saya bertemu Presiden AS Donald J. Trump untuk mendiskusikan status persiapan Piala Dunia mendatang, dan antusiasme yang meningkat 93 hari jelang sepak mula,” tulis Infantino.
Sementara itu, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang secara terbuka menyampaikan bahwa negaranya tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut karena situasi politik yang terjadi.
“Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia,” ucap Donyamali kepada televisi pemerintah seperti dilansir Reuters.
Pernyataan tersebut membuat masa depan Iran di Piala Dunia menjadi perbincangan hangat di berbagai media internasional.
Banyak pihak bertanya-tanya apakah FIFA akan mencari pengganti jika Iran benar-benar mundur dari turnamen.
- instagram Gianni Infantino
Infantino Pastikan Iran Tetap Dipersilakan Bertanding
Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Gianni Infantino menegaskan bahwa Iran tetap memiliki hak untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat tidak mempermasalahkan kehadiran tim nasional Iran di negaranya.
“Kami juga membahas situasi terkini di Iran, dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berlaga di Piala Dunia 2026. Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan lagi bahwa Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat,” lanjut Infantino.
Sebelumnya, Donald Trump sempat menyampaikan pernyataan bahwa ia tidak terlalu memikirkan apakah Iran akan bermain di Piala Dunia atau tidak.
Namun penjelasan Infantino menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat tetap membuka pintu bagi kehadiran Team Melli di turnamen tersebut.
Infantino menilai bahwa ajang olahraga seperti Piala Dunia memiliki peran penting dalam menyatukan masyarakat dunia, terutama di tengah berbagai konflik internasional yang sedang terjadi.
“Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya, karena ini sekali lagi menunjukkan bahwa Sepak Bola Menyatukan Dunia,” jelasnya.
Jadwal dan Grup Iran di Piala Dunia 2026
Terlepas dari situasi politik yang masih memanas, Iran sebenarnya sudah memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026. Team Melli tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Menariknya, seluruh pertandingan yang akan dijalani Iran di fase grup dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Dua pertandingan pertama akan digelar di Inglewood, California, sementara laga terakhir melawan Mesir akan berlangsung di Seattle.
Keputusan akhir mengenai keikutsertaan Iran tentu masih sangat bergantung pada perkembangan situasi politik di negara tersebut.
Namun dengan pernyataan tegas dari FIFA dan pemerintah Amerika Serikat, peluang Iran untuk tetap tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
Jika konflik tidak semakin memburuk, Team Melli berpeluang tetap tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa sepak bola sering kali menjadi ruang diplomasi yang mampu menjembatani ketegangan antarnegara. (udn)
Load more