Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali: Kami Tidak Bisa Berpartisipasi di Piala Dunia 2026 Dalam Keadaan Apapun!
- instagram TeamMelli
FIFA Punya Hak Menentukan Pengganti Iran
Jika Iran benar-benar mengundurkan diri dari Piala Dunia 2026, FIFA memiliki kewenangan penuh untuk menentukan langkah selanjutnya. Hal ini tertuang dalam regulasi resmi turnamen.
Dalam Pasal 6.7 peraturan Piala Dunia FIFA 2026 disebutkan bahwa badan sepak bola dunia itu dapat menentukan sendiri bagaimana menangani situasi jika ada peserta yang mundur dari kompetisi.
“Jika Asosiasi Anggota Peserta mana pun menarik diri dan/atau dikeluarkan dari Piala Dunia FIFA 2026, FIFA akan memutuskan masalah tersebut dengan kebijakan sendiri dan mengambil segala tindakan yang dianggap perlu. FIFA dapat memutuskan mengganti Asosiasi Anggota Peserta yang bersangkutan dengan asosiasi lain,” tulis aturan tersebut dilansir dari Sky Sports.
Mantan Direktur Regulasi Sepak Bola FIFA, James Kitching, juga menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki otoritas penuh dalam menentukan langkah yang akan diambil.
“Tidak ada preseden modern untuk masalah ini, dan menurut peraturan turnamen FIFA sendiri, mereka memiliki wewenang penuh untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan jika sebuah tim mengundurkan diri,” kata Kitching, dikutip dari Reuters.
Ia juga menambahkan bahwa pengganti Iran tidak harus berasal dari konfederasi yang sama.
“Artinya, misalnya jika ada tim yang mengundurkan diri maka tidak perlu digantikan oleh tim dari konfederasi yang sama, atau bahkan tidak perlu digantikan sama sekali. Apakah skenario tersebut bisa diterima secara politis? Itu pertanyaan berbeda,” jelas Kitching.
Irak Disebut Kandidat Terkuat Pengganti Iran
Di tengah ketidakpastian tersebut, sejumlah nama negara mulai disebut sebagai kandidat pengganti Iran. Salah satu yang paling sering muncul adalah Irak.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu masih berjuang melalui jalur playoff untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026.
Dalam skenario yang beredar, Irak akan menghadapi pemenang laga Suriname melawan Bolivia.
Jika Irak benar-benar menggantikan posisi Iran, maka Uni Emirat Arab berpotensi mengisi slot playoff yang sebelumnya ditempati Irak.
Dengan demikian, UEA masih memiliki peluang kembali untuk memperebutkan tiket ke turnamen tersebut.
Asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen, mengonfirmasi bahwa skenario tersebut memang sedang dibicarakan di kalangan sepak bola Asia.
Load more