GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Donald Trump Berulah, Pejabat Federasi Sepak Bola Jerman Bahas Soal Rencana Boikot Piala Dunia 2026

Wacana boikot Piala Dunia 2026 mencuat setelah pejabat DFB menyoroti sikap kontroversial Donald Trump yang memicu ketegangan serius AS dan Eropa.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:50 WIB
Donald Trump dapat penghargaan FIFA Peace Prize dari Presiden FIFA, Gianni Infantino
Sumber :
  • YouTube FIFA

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang petinggi Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) melontarkan wacana sensitif dengan menyebut sudah waktunya membahas kemungkinan boikot Piala Dunia 2026. Isu ini mencuat menyusul kebijakan dan pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memicu ketegangan politik dengan negara-negara Eropa.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan digelar pada musim panas dan akan dipusatkan di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dari total 104 pertandingan yang direncanakan FIFA, sebanyak 78 laga akan berlangsung di wilayah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan politik meningkat setelah Presiden Trump mengeluarkan pernyataan keras terkait rencana akuisisi Greenland yang saat ini berada di bawah kendali Denmark. Sikap tersebut memicu kemarahan para pemimpin Eropa dan memperkeruh hubungan diplomatik lintas Atlantik.

Tidak berhenti di situ, Trump juga sempat mengancam akan menerapkan tarif dagang terhadap delapan negara Eropa, termasuk Jerman. Meski ancaman tersebut kemudian ditarik kembali, situasi politik antara Eropa dan Amerika Serikat dinilai masih jauh dari kata kondusif.

“Saya benar-benar bertanya-tanya kapan waktunya tiba untuk memikirkan dan membicarakan hal ini [boikot] secara konkret,. Bagi saya, saat itu benar-benar telah tiba," kata Oke Gottlich, wakil presiden DFB, kepada surat kabar Hamburger Morgenpost seperti dikutip dari BBC.

Pernyataan Gottlich langsung menyita perhatian publik sepak bola Eropa karena menyentuh isu sensitif antara olahraga dan politik. Ia menilai dunia sepak bola tidak bisa sepenuhnya menutup mata terhadap dinamika global yang sedang terjadi.

Pemerintah Prancis sejauh ini menyatakan belum mendukung ide boikot Piala Dunia 2026. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Denmark mengakui mereka menyadari situasi sensitif saat ini di tengah proses kualifikasi menuju turnamen.

Dalam menyampaikan argumennya, Gottlich mengaitkan wacana boikot ini dengan sejarah olahraga dunia. Ia menyinggung boikot Olimpiade 1980 yang dipimpin Amerika Serikat setelah invasi Uni Soviet ke Afghanistan.

“Apa saja pembenaran untuk boikot Olimpiade pada tahun 1980-an?. Menurut perkiraan saya, potensi ancamannya sekarang lebih besar daripada saat itu. Kita perlu membahas hal ini," kata Gottlich, yang juga menjabat sebagai presiden klub Bundesliga, St Pauli. 

Jerman sendiri memiliki rekam jejak ketegangan dengan FIFA dalam isu politik di ajang Piala Dunia. Hal itu terlihat jelas pada Piala Dunia 2022 di Qatar terkait larangan penggunaan ban kapten OneLove.

Saat itu, FIFA mengancam akan memberikan kartu kuning kepada pemain yang tetap mengenakan ban kapten tersebut. Ban OneLove dirancang untuk menyuarakan pesan keberagaman dan inklusi di sepak bola dunia.

Sebagai bentuk protes, para pemain Timnas Jerman menutup mulut mereka saat sesi foto resmi sebelum laga pembuka melawan Jepang. Aksi tersebut disebut sebagai simbol perlawanan terhadap apa yang mereka anggap sebagai pembungkaman suara oleh FIFA.

“Menolak memberi kami ban kapten sama saja dengan menolak hak kami untuk bersuara. Kami tetap pada pendirian kami,” demikian pernyataan resmi DFB kala itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gottlich kembali menegaskan kegelisahannya terhadap standar ganda dalam dunia sepak bola internasional. Ia mempertanyakan mengapa isu politik dianggap berlebihan di Qatar, namun seolah diabaikan ketika melibatkan Amerika Serikat.

“Qatar terlalu politis bagi semua orang dan sekarang kita benar-benar apolitis? Itu adalah sesuatu yang benar-benar, benar-benar, benar-benar mengganggu saya. Saya ingin tahu dari Donald Trump kapan dia telah mencapai batas tabunya, dan saya ingin tahu dari [presiden DFB] Bernd Neuendorf dan [presiden FIFA] Gianni Infantino,” ujar Gottlich. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT