Tak Mau Terbebani Panggilan Timnas, Beckham Putra Percaya Proses di Bawah John Herdman
- instagram Beckham Putra
tvOnenews.com - Bekham Putra memilih bersikap realistis sekaligus pasrah menatap peluangnya kembali dipanggil Timnas Indonesia di bawah kendali pelatih anyar, John Herdman.
Meski namanya kerap disebut sebagai salah satu gelandang serang potensial, pemain Persib Bandung itu tidak ingin larut dalam euforia pergantian pelatih.
Baginya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Herdman, sementara tugas Beckham hanyalah tampil maksimal setiap kali dipercaya bermain bersama klub.
Sikap itu mencerminkan kedewasaan Beckham dalam menyikapi persaingan ketat di Timnas Indonesia. Ia sadar, era baru di bawah John Herdman akan membawa standar dan kriteria berbeda.
Alih-alih memikirkan nasibnya di level internasional, Beckham memilih menaruh fokus penuh pada Persib Bandung, klub yang memberinya panggung untuk terus berkembang dan membuktikan kualitasnya.
Penampilan gemilang Beckham Putra kembali terlihat saat Persib Bandung menjamu Persija Jakarta dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026), itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Maung Bandung. Gol semata wayang Persib dicetak oleh Beckham, sekaligus memastikan tiga poin krusial bagi timnya.
Gol Penentu Beckham Putra di Laga Panas Persib vs Persija
Gol tersebut menjadi bukti konkret kontribusi Beckham di level klub. Di tengah tensi tinggi dan atmosfer stadion yang bergemuruh, pemain berusia 24 tahun itu tampil tenang dan efektif.
Seusai laga, Beckham mendapat pertanyaan soal peluangnya kembali mengenakan seragam Garuda. Namun jawabannya tetap membumi.
“Ya, soal Timnas ya yang terpenting saya bisa di setiap pertandingan bisa memaksimalkan,” ujar Beckham.
Ia menegaskan bahwa panggilan Timnas Indonesia tidak pernah ia jadikan beban. “Karena menurut saya Timnas itu bonus, jadi yang terpenting saya bisa maksimal di Persib.”
Beckham juga menambahkan bahwa ia akan selalu bersyukur jika mendapat kesempatan membela Indonesia, namun tak ingin kecewa berlebihan jika namanya belum masuk daftar.
“Kalau misalnya dipanggil ya alhamdulillah, kalau enggak ya mungkin belum rezekinya,” ucapnya. Pernyataan ini memperlihatkan mentalitas profesional yang matang, fokus pada proses, bukan semata hasil.
Load more