News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Kuat FIFA Tak Hukum Cristiano Ronaldo untuk Piala Dunia 2026, Ternyata Ada Aturannya

FIFA tidak menghukum Cristiano Ronaldo untuk Piala Dunia 2026 seiring dengan kartu merahnya di babak kualifikasi. Namun, potensi masih tetap ada.
Rabu, 26 November 2025 - 13:21 WIB
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo
Sumber :
  • REUTERS/Clodagh Kilcoyne

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA tidak menghukum Cristiano Ronaldo untuk Piala Dunia 2026 seiring dengan kartu merahnya di babak kualifikasi. Namun, potensi masih tetap ada.

Timnas Portugal berhasil memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 pada bulan ini usai mengalahkan Armenia dengan skor telak 9-1. Namun, Cristiano Ronaldo tidak tampil dalam laga itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjalani skorsing setelah dikartu merah pada laga sebelumnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sang megabintang berusia 40 tahun diusir dalam kekalahan 0-2 dari Republik Irlandia.

Ronaldo terlibat dalam situasi ofensif dengan Dara O’Shea. Sang penyerang Al-Nassr terlihat melakukan tindak kekerasan dalam insiden tersebut.

Dalam peraturan, FIFA bisa memberi hukuman hingga tiga laga kepada pemain yang dianggap melakukan tindak kekerasan. Jika demikian, maka Ronaldo bisa absen dalam dua laga pertama di fase grup Piala Dunia 2026.

Namun demikian, CR7 dipastikan masih bisa bermain pada kedua laga pertama Selecao das Quinas tersebut. Itu diumumkan oleh FIFA pada Selasa (25/11/2025) kemarin.

FIFA memutuskan untuk memberi masa percobaan kepada Ronaldo. Untuk saat ini, hukumannya adalah satu laga.

Namun demikian, jika ada tindakan yang sama terulang, maka Ronaldo akan dijatuhi hukuman dua laga tambahan. Sang pemain pun harus berkelakuan baik selama masa percobaan.

“Apabila Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran serupa dengan jenis dan tingkat keseriusan yang sama selama masa percobaan, maka sanksi yang ditetapkan dalam keputusan disiplin akan otomatis dicabut dan dua pertandingan tersisa harus segera dijalani,” demikian pernyataan resmi dari FIFA via jurnalis Ben Jacobs.

Tindakan FIFA untuk meringankan hukuman Ronaldo diperkirakan karena catatan bagusnya secara internasional. Itu adalah kartu merah pertamanya untuk Portugal dari 226 laga di sepanjang karier Ronaldo.

Itu bukan alasan yang mengada-ada, menurut The Athletic. Keputusan FIFA untuk meringankan hukuman Ronaldo dimungkinkan oleh Artikel 27 dalam kode disiplin FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini dimungkinkan oleh Artikel 27 dari kode disiplin FIFA, yang pada dasarnya membolehkan badan pemerintah dunia untuk ‘menangguhkan’ hukuman ketika itu dianggap diperlukan,” tulis The Athletic.

Bagaimanapun, Cristiano Ronaldo tetap perlu hati-hati ke depannya. Jika situasi yang sama terulang, maka dia bisa dihukum lebih lanjut. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT