News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso Kesal Setengah Mati dengan Sistem Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, kesal setengah musim dengan sistem Kualifikasi Piala Dunia 2026. Gli Azzurri sendiri hampir pasti akan melalui babak playoff.
Minggu, 16 November 2025 - 10:34 WIB
Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso
Sumber :
  • REUTERS/Vladislav Culiomza

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, kesal setengah musim dengan sistem Kualifikasi Piala Dunia 2026. Gli Azzurri sendiri hampir pasti akan melalui babak playoff.

Skuad Timnas Italia akan bermain menghadapi Norwegia di San Siro pada Senin (17/11/2025) dini hari nanti WIB. Sebuah kemenangan akan membuat mereka mengakhiri fase kualifikasi dengan 21 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, itu tidak akan cukup untuk melangkahi Norwegia. Sebab, mereka tertinggal jauh dalam hal selisih gol.

Italia perlu menang dengan selisih sembilan gol nanti malam untuk meraih pimpinan klasemen akhir Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Sehingga, mereka hampir pasti melalui playoff yang akan digelar pada Maret 2026 mendatang.

Peluang hampir pasti tertutup setelah Norwegia menang 4-1 atas Estonia. Hal itu berdampak kepada semangat Italia yang hanya menang 2-0 lewat gol-gol di menit-menit akhir melalui Gianluca Mancini dan Francesco Pio Esposito.

Gennaro Gattuso berbicara setelah laga mengindikasikan rasa frustrasinya. Dia menyalahkan sistem kelolosan yang menyulitkan Italia untuk lolos langsung.

“Itu bukan pertanyaan buat saya, melainkan untuk siapa pun yang membuat peraturan dan juga grup,” kata Gattuso soal sistem kualifikasi Piala Dunia, dilansir dari Football-Italia.

Gattuso menyoroti bagaimana representasi dari benua lain terus bertambah. “Pada 1994, ada dua tim Afrika di Piala Dunia, kini ada banyak dan itu terus bertambah,” tukasnya.

Dia membandingkan dengan masanya ketika ada runner-up terbaik dari Eropa yang lolos langsung ke putaran final. Kini, dengan raihan 18 poin, menurutnya Italia tidak pantas melalui playoff.

“Di masa saya, tim juara grup akan lolos, plus para runner-up terbaik. Kami punya 18 poin, memenangkan enam laga, dan masih harus melalui dua laga lagi untuk lolos. Itu tampak tidak benar,” tambahnya.

Football-Italia menganalisis pernyataan Gattuso. Representasi Eropa di Piala Dunia 2026 pada saat ini memang menurun dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Piala Dunia 2026 nanti, ada 48 tim yang berpartisipasi. Namunn, secara persentase, perwakilan Eropa memang menurun.

Eropa punya 33,33 persen di Piala Dunia 2026, namun mendominasi di Piala Dunia 1994 dengan 54,17 persen. Sedangkan dalam dua edisi terakhir, perwakilan Eropa sebesar 40,63 persen.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT