GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Berpotensi Sanksi Striker Irak di Laga Vs Timnas Indonesia, Mohanned Ali Minta Maaf dan Akui Khilaf Usai Tekel Keras

Pemain Irak, Mohanned Ali mendapatkan kartu merah langsung saat menjegal pemain Thailand, Chanathip Songkrasin di final King's Cup. 
Rabu, 10 September 2025 - 18:03 WIB
FIFA Berpotensi Hukum Striker Irak di Laga Vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • Irak FA

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA berpotensi memberikan sanksi pada striker Irak, Mohanned Ali setelah tekel keras di laga Irak vs Thailand

Mohanned Ali mendapatkan kartu merah langsung saat menjegal pemain Thailand, Chanathip Songkrasin di final King's Cup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau dalam regulasi FIFA kartu merah tidak berlaku untuk kompetisi yang berbeda, namun tekel keras tersebut dilaporkan menarik perhatian AFC dan FIFA. 

Bahkan FIFA berpotensi memberikan sanksi terpisah atas pelanggaran yang hampir membuat kapten Thailand tersebut pensiun dini. 

Setelah meraih gelar juara King's Cup, sang pencetak gol tunggal ini absen dalam pengalungan medali. 

Namun dia tetap mendatangi Chanathip Songkrasin dan meminta langsung pada sang pemain. 

Dilansir dari laman Winwin, sumber dari Timnas Irak menyebut bahwa Mohannad Ali mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut. 

Menurutnya, pelanggaran tersebut merupakan aksi spontan dan tak menduga akan menjadi tekel keras. 

Sumber tersebut bahkan mengaku pasrah pada sang pelatih, Graham Arnold jika harus bertanggung jawab atas insiden tersebut. 

"Muhannad Ali memberi tahu Arnold bahwa dia hilang kendali atas reaksinya dan dia tidak tahu mengapa dia melakukan intervensi ini, karena itu adalah tindakan yang tidak disengaja," kata sumber tersebut dikutip Rabu (10/9/2025). 

Di sisi lain, dia sudah meminta maaf pada Presiden Asosiasi Sepak Bola irak dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. 

"Apalagi dia bisa saja merugikan Timnas Irak yang akan bermaini di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia," tulis sumber tersebut. 

Pendekatan kekeluargaan pun dilakukan Graham Arnold. Mantan pelatih Australia itu percaya bahwa sang pemain tak sengaja melakukan tindakan tersebut. 

Alih-alih ikut gegabah dengan mengambil keputusan yang merugikan, Graham Arnold justru meminta para pemainnya untuk tidak melakukan kekerasan yang bisa merugikan tim. 

Ini bukan kali pertama pemain Irak menjadi sorotan tim lawan karena permainan kasar mereka. 

Sebelumnya, pemain Irak lainnya, Ali Al Hamadi mendapatkan sanksi larangan pertandingan ketika melakukan pelanggaran keras ketika melawan Korea Selatan.

Muhannad Ali pun dipastikan tetap memantau perkembangan cedera Chanathip Songkrasin karena dia merasa bersalah atas perbuatannya di final. 

"Dia ingin melupakan pelanggaran tersebut dan fokus pada timnya maupun Timnas Irak untuk persiapan di Kualifikasi Piala Dunia," kata sumber tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia ingin mewujudkan mimpi masyarakat Irak untuk lolos ke Piala Dunia 2026 untuk kedua kalinya dalam sejarah sejak terakhir tampil di edisi 1986," tutup sumber tersebut.

Irak bergabung dengan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim ini harus bersaing dengan Arab Saudi dan Timnas Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT