Publik China Ternyata Tak Terima dengan Omongan Shin Tae-yong yang Kritik Tim Naga: Picu Kontroversi Besar!
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Publik China ternyata tak terima dengan omongan Shin Tae-yong yang sempat mengkritik Tim Naga, sebelum eks pelatih Timnas Indonesia itu disebut menjadi kandidat.
Diketahui, laporan media Korea Selatan menyebut STY -sapaan akrab Shin Tae-yong- dianggap sebagai kandidat untuk menjadi pelatih Timnas China pengganti Branko Ivankovic yang dipecat.

- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Federasi Sepak Bola China (CFA) dilaporkan berusaha membangun kembali minatnya dan mengalihkan perhatiannya ke pelatih asal Korea Selatan itu setelah meminatinya pada 2019.
Dilaporkan bahwa CFA sedang mendekati STY, berharap eks pelatih Timnas Indonesia yang tiba-tiba dipecat oleh PSSI pada 6 Januari 2025 itu akan segera menggantikan Branko Ivankovic.
Hal itu tak lepas dari pencapaian Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Setelah mengambil alih pada 2020, STY membawa Garuda finis sebagai runner-up di Piala AFF tahun pertamanya.
Bahkan, juru taktik berusia 55 tahun itu secara tak terduga membawa Timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023 (2024) di Qatar dan mencapai semifinal di Piala Asia U-23 2024.
Terbaru, Shin Tae-yong meloloskan Timnas Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di babak tersebut.
Berkaca dari hal itu, STY dianggap bisa menjadi solusi untuk mengembalikan prestasi China. Sejak Piala Dunia 2002, Tim Naga telah absen ke putaran final enam kali berturut-turut.
Kemudian ketika di tangan Ivankovic, China hanya mencapai rekor buruk 4 kemenangan, 2 hasil imbang dan 8 kekalahan dalam 14 pertandingan sejak menjabat pada Februari 2023.
Namun dalam laporan terbaru dari media Korea Selatan, perwakilan STY melaporkan bahwa pihaknya belum mendapatkan tawaran resmi dari CFA, tidak seperti rumor yang hangat saat ini.
Di sisi lain, salah satu media China, Sohu, melaporkan bahwa publik Tiongkok ternyata pernah tak menerima dengan omongan Shin Tae-yong yang sempat mengkritik gaya permainan Tim Naga.
Publik China menyebut pernyataan STY yang secara terbuka mengkritik gaya sepak bola China setelah memimpin Timnas Indonesia ketika kalah 1-2 dari China itu memicu kontroversi besar.

- PSSI
“Secara kebetulan, pelatih Shin Tae-ryong dianggap sebagai kandidat manajer tim China, dan dia memicu kontroversi dengan secara terbuka mengkritik gaya sepak bola China setelah memimpin Indonesia kekalahan 2-1 pada Oktober tahun lalu,” tulis Sohu dalam artikelnya baru-baru ini.
“Pada saat itu, pernyataan itu dimaksudkan untuk membantah penghinaan media Tiongkok terhadap kinerja tim Indonesia, tetapi memicu kontroversi besar di kalangan penggemar dan media lokal (China),” imbuh media China itu.
Sebagai informasi, STY memang sempat memberikan kritikan setelah Timnas Indonesia tumbang 1-2 dari China dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam laga di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15/10/2024) itu, Garuda mencetak satu gol via Thom Haye (86’) selagi China dua gol lewat Behram Abduweli (21') dan Zhang Yuning (44').
"Bagaimanapun, saya tidak menduga gaya bermain tim China. Mereka memainkan taktik klasik, seperti bola-bola panjang, dengan kick and rush. Bagaimanapun itu mungkin merupakan alasan tim kami kalah," kata Shin Tae-yong saat itu.
Terlepas dari hal itu, STY sejatinya mendapat perhatian dari CFA pada 2019, namun akhirnya ia memilih untuk memimpin Timnas Indonesia. Kini, dia kembali dikaitkan dengan China.
Selain STY, pelatih Chengdu Rongcheng Xu Zhengyuan dan Cui Kangxi, yang berada di Liga Super China, juga dikabarkan terdaftar sebagai kandidat pelatih China berikutnya.
Dengan Piala Asia Timur 202 yang akan diadakan di Korea Selatan awal bulan depan yang semakin dekat, skuad China diperkirakan akan terdiri dari pemain muda berusia awal 20-an.
(yus)
Load more