News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Timnas Belanda Heran Pemain Keturunan Indonesia Tak Dipanggil Lagi oleh Ronald Koeman untuk Hadapi Spanyol

Suporter Timnas Belanda merasa heran karena pemain keturunan Indonesia tidak dipanggil oleh pelatih De Oranje, Ronald Koeman, untuk jeda internasional Maret.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 02:48 WIB
Timnas Belanda tak panggil pemain keturunan Indonesia
Sumber :
  • KNVB

Jakarta, tvOnenews.com - Suporter Timnas Belanda merasa heran karena pemain keturunan Indonesia tidak dipanggil oleh pelatih De Oranje, Ronald Koeman, untuk jeda internasional Maret ini.

Belanda akan melakoni dua laga penting di perempat final UEFA Nations League dengan menghadapi Spanyol dalam format baru kandang dan tandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel akan dimainkan di Rotterdam pada leg pertama yang digelar tanggal 20 Maret dan kemudian leg kedua dimainkan di Valencia pada 23 Maret 2025.

Selebrasi Para Pemain Timnas Belanda
Selebrasi Para Pemain Timnas Belanda
Sumber :
  • onsoranje.nl

 

Jika menang, Belanda akan bertemu dengan pemenang laga Jerman kontra Italia untuk babak semifinal Final Four UEFA Nations League pada Juni nanti.

Selain itu, duel di laga kontra Spanyol juga menentukan grup untuk De Oranje di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

Jika menang, maka mereka akan segrup dengan Turki, Georgia, dan Bulgaria, selagi kalah akan menghadapi Polandia, Finlandia, Lithuania, dan Malta.

Timnas Belanda telah mengumumkan skuad bayangan berisikan 25 pemain untuk laga kontra Spanyol pada Jumat (28/2/2025) ini.

Tidak ada pemain keturunan Indonesia, Ryan Flamingo, yang sedang tampil apik dengan PSV Eindhoven pada musim ini.

Timnas Belanda
Ryan Flamingo absen dari skuad Timnas Belanda senior (Foto: X/Onsoranje)

Flamingo sudah tampil bersama PSV dalam 36 laga di semua ajang musim ini, selagi mencetak tiga gol dan tiga assist.

Ketiga golnya dilesakkan di Liga Champions dan yang terbaru membuat Juventus tersingkir dari kompetisi tersebut di babak playoff.

Bek tengah berusia 22 tahun itu mencetak gol kemenangan PSV di masa perpanjangan waktu, yang memastikan laga berakhir dengan skor 3-1 di leg kedua serta membalikkan agregat menjadi 4-3 untuk klub asal Belanda itu.

Pemain Keturunan Indonesia, Ryan Flamingo di Liga Champions
Pemain Keturunan Indonesia, Ryan Flamingo di Liga Champions
Sumber :
  • psv.nl

 

Untuk dicatat, Flamingo memiliki darah Indonesia dari buyutnya yang besar di Suriname. 

Meski punya darah Indonesia, dia tidak eligible untuk membela Timnas Indonesia karena sudah melewati tiga generasi, sebagaimana peraturan FIFA.

Ketidakhadiran Flamingo dalam skuad Timnas Belanda terkini membuat sejumlah suporter sepak bola Negeri Kincir Angin keheranan kepada sang pelatih Ronald Koeman.

“Flamingo tidak dipanggil untuk Timnas Belanda lagi, apa lagi yang harus dia lakukan Ronald?” kata akun @PSVNecko di media sosial X

Ronald Koeman Jadi Bagian dari Sejarah Timnas Pusat, akan Wariskan Ini untuk Belanda
Ronald Koeman Jadi Bagian dari Sejarah Timnas Pusat, akan Wariskan Ini untuk Belanda
Sumber :
  • Ons Oranje

 

“Tidak ada Flamingo tapi ada Jorrel Hato,” kata akun @hugoineindhoven.

Yang lainnya menganggap Koeman melakukan banyak kesalahan karena juga tidak memanggil pemain Strasbourg, Emanuel Emegha.

“Tidak ada Emegha. Tidak ada Flamingo juga. Tidak sabar agar Koeman segera pergi,” kata akun @G13NN__ diikuti dengan emoji tertawa.

Media Belanda, ESPN NL, juga menyoroti keputusan Koeman untuk tidak menyertakan sejumlah nama, dan Flamingo termasuk di antaranya.

“Pemain mana yang akan kalian panggil?” cuit ESPN NL di media sosial X, dengan foto Flamingo berada di tengah.

Ryan Flamingo sendiri sebenarnya dipanggil Timnas Belanda namun untuk level U-21.

Sang bek tengah berusia 22 tahun itu akan melakoni laga uji coba melawan Italia U-21 dan Rumania U-21 pada bulan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ryan Flamingo
Timnas Belanda U-21 memanggil Ryan Flamingo (Foto: X/Onsoranje)

Namun tetap saja, kompetisi di level senior lebih prestisius, dan banyak fans yang tidak sepakat dengan keputusan Koeman untuk mengabaikan sang pemain keturunan Indonesia. (rda)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT