News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Timnas Malaysia di Piala AFF 2024 Jadi Sorotan Media ASEAN: Pelatih Harimau Malaya Terjebak Situasi Konyol

Timnas Malaysia di Piala AFF 2024 mendapat sorotan dari media asal Vietnam usai tim besutan Pau Martí tersebut harus kehilangan pemainnya di tengah kompetisi.
Kamis, 12 Desember 2024 - 11:10 WIB
Paulo Josue bantu Malaysia menang atas Timor Leste
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Malaysia yang tampil di Piala AFF 2024 mendapat sorotan dari salah satu media ASEAN usai tim besutan Pau Martí tersebut harus kehilangan pemainnya di tengah kompetisi.

Pada ajang Piala AFF 2024 kali ini, Malaysia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Timor Leste, Singapura dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pertandingan perdana, Malaysia yang difavoritkan untuk lolos ke semifinal secara mengejutkan malah gagal menang usai ditahan imbang 2-2 Kamboja.

tvonenews

Barulah pada matchday kedua, Rabu (11/12/2024) kemarin, Malaysia berhasil raih kemenangan perdana setelah comeback 2-3 atas Timor Leste.

Hasil tersebut membuat Malaysia merangsek naik ke posisi puncak klasemen Grup A dengan torehan 4 angka.

Skuad Harimau Malaya unggul satu poin dari Thailand di tempat kedua, namun Thailand masih belum memainkan matchday kedua.

Di Piala AFF 2024 kali ini, Malaysia mendapat sorotan dari salah satu media asal Vietnam usai beberapa penggawanya harus absen akibat dipanggil oleh klub mereka masing-masing.

Sebagai informasi, turnamen Piala AFF 2024 sendiri memang tidak masuk dalam kalender FIFA sehingga klub berhak untuk menolak atau bahkan memanggil pemainnya meski sedang membela timnas.

Hal itulah yang dirasakan Malaysia jelang hadapi Timor Leste, di mana dua penggawa mereka yakni Syamer Kutty Abba dan Adib Ra'op harus absen lantaran dipanggil lagi oleh klubnya.

Sontak, hal tersebut jadi sorotan media Vietnam, Soha.vn lantaran sangat jarang pemain yang sedang bertugas di timnas malah lebih mementingkan panggilan dari klub.

"Kisah nyata yang seperti lelucon baru saja terjadi di tim nasional Malaysia, ketika kapten tim ini harus kembali ke klub untuk bertanding meskipun sedang berpartisipasi dalam AFF Cup 2024," tulis Soha.vn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tanggung-tanggung, Soha.vn bahkan menyebut pelatih Pau Marti berada dalam situasi konyol lantaran tidak bisa berbuat apa-apa untuk mempertahankan pemainnya itu.

"Baru-baru ini, pelatih Pau Marti mengalami situasi konyol ketika harus membiarkan kapten tim Syamer Kutty Abba dan bek kiri Adib Ra'op kembali bermain untuk klub Penang,”

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT