News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Myanmar Justru Puas meski Kalah dari Timnas Indonesia yang Pakai Skuad U-22 di Piala AFF 2024, Ini Alasannya 

Pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win mengaku puas dengan anak asuhnya meski harus menerima kekalahan dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Selasa, 10 Desember 2024 - 13:42 WIB
Pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win
Sumber :
  • X/ASEAN Football

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win mengaku puas dengan anak asuhnya meski harus menerima kekalahan dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

Asian Lions dibungkam skuad Garuda dengan skor tipis 0-1pada laga perdana Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Senin 9 Desember 2024 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Myanmar harus dipermalukan oleh pasukan Shin Tae-yong yang mayoritas pemain U-22 lewat gol tunggal Asnawi Mangkualam di menit ke-76.

{{imageId:305345}}{{imageId:305345}}

Dalam laga tersebut, ada insiden yang dialami Marselino Ferdinan pada menit ke-45+4. Usai mengoper bola di sayap kiri, gelandang serang Oxford United itu dijegal oleh salah satu pemain Myanmar dan terjatuh ke lapangan. 

Kemudian setelah itu, pemain Myanmar, Hein Phyo Win langsung bergegas menghalau bola, namun tembakannya yang cukup keras itu tepat ke arah kepala Marselino Ferdinan.

Akibatnya, para pemain Timnas Indonesia mengira bahwa Hein Phyo Win sengaja menendang kepala Marselino Ferdinan sehingga terjadi perdebatan di atas lapangan meski berhasil diakhiri.

Selepas pertandingan, pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win justru mengaku puas dengan anak asuhnya meski hasilnya tidak sesuai harapan.

Alasannya, para pemain Myanmar dinilai telah merealisasikan apa yang menjadi strategi dan instruksi sehingga permainan mereka sesuai keinginan dirinya.

Selain itu, Hein Phyo Win dkk banyak menciptakan peluang ke area pertahanan Timnas Indonesia meski kurang beruntung.

“Saya puas dengan cara tim bermain. Kami bisa bermain sesuai keinginan kami,” kata Myo Hlaing Win, dikutip dari Facebook resmi Federasi Sepak Bola Myanmar.

"Di babak pertama, kami mampu menciptakan banyak peluang. Namun kami tidak bisa mengonversinya menjadi gol,” imbuhnya.

"Tim kurang beruntung dan tidak mendapatkan gol yang seharusnya. Dalam sepak bola, ada permainan di mana tim mana pun harus mencetak gol, bukan kalah, dan kalah,” katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Myo Hlaing Win mengakui bahwa Timnas Indonesia lebih unggul dengan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.

"Dalam hal cadangan pemain, Indonesia lebih unggul. Meski kalah di laga pembuka, kami pasti akan mempersiapkan laga melawan Filipina,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT