News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Timnas Indonesia Jadi Korban, AFC Diprotes Lagi soal Wasit dan Kini Rilis Pernyataan Resmi

Setelah Timnas Indonesia menjadi korban di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali diprotes soal perwasitan di level klub.
Rabu, 27 November 2024 - 21:03 WIB
AFC rilis pernyataan resmi soal wasit
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Timnas Indonesia menjadi korban di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali diprotes soal perwasitan di pentas Liga Champions Asia 2024-2025.

Pada Oktober 2024 lalu, Timnas Indonesia sempat dirugikan dalam pertandingan tandang ke Bahrain National Stadium, Riffa, menghadapi Bahrain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga itu, skuad Garuda hampir mengklaim kemenangan dengan skor 2-1, setelah gol-gol dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick, membuat mereka berbalik unggul.

Namun, Mohamed Marhoon, yang mencetak gol pembuka, mengukir gol keduanya di ujung pertandingan melawan Timnas Indonesia.

Persoalannya adalah gol tercipta pada menit ke-99, tiga menit melebihi waktu yang seharusnya diberikan pada masa injury time.

Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, menjadi sorotan dan PSSI telah mengajukan surat protes seusai pertandingan kepada AFC.

Ahmed Al Kaf tak ulangi  dosa  yang rugikan Timnas Indonesia
Ahmed Al Kaf tak ulangi 'dosa' yang rugikan Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Namun, AFC tidak meresponsnya dan Al Kaf pun telah dibiarkan kembali bertugas ketika memimpin laga Uni Emirat Arab kontra Kirgistan pada bulan November ini.

Kini, pada Selasa (26/11/2024) kemarin, kontroversi terhadap AFC mengenai perwasitan kembali muncul.

Kali ini di pentas Liga Champions Asia 2024-2025 antara klub asal Qatar, Al Sadd, melawan klub asal Arab Saudi, Al Hilal.

Laga yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah gol Ali Al Bulayhi untuk Al Hilal pada menit ke-10 dibalas Al Sadd melalui Paulo Otavio pada menit ke-71.

Namun, kontroversi tercipta setelah pertandingan itu karena banyak suporter Arab Saudi yang merasa dirugikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Rabu (27/11/2024) malam WIB, AFC pun merilis pernyataan resmi dengan berjanji untuk mengevaluasi kepemimpinan wasit asal Korea Selatan, Kim Jong-hyeok.

“Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi bahwa kami sedang melakukan evaluasi komprehensif terhadap kepemimpinan wasit, termasuk performa dari Asisten Wasit Video (VAR), dalam pertandingan Liga Champions Asia Elite Babak Liga Bbarat yang dilaksanakan pada pekan ini,” demikian pernyataan resmi dari AFC.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT