News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Asal Jepang Ini Tiba-Tiba Khawatir soal Masa Depan Timnas Indonesia jika Terlalu Bergantung terhadap Pemain Naturalisasi

Mantan pemain Persib Bandung asal Jepang, Shohei Matsunaga mengkhawatirkan masa depan Timnas Indonesia jika terlalu bergantung terhadap pemain naturalisasi.
Minggu, 3 November 2024 - 09:15 WIB
Mantan pemain Persib Bandung Asal Jepang, Shohei Matsunaga
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain Persib Bandung asal Jepang, Shohei Matsunaga mengkhawatirkan masa depan Timnas Indonesia jika terlalu bergantung terhadap naturalisasi.

Seperti yang diketahui, performa Timnas Indonesia saat ini tengah meroket di bawah tangan dingin pelatih Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Sejumlah prestasi mampu diraih mulai dari tembus babak 16 besar Piala Asia 2023 hingga mampu masuk empat besar Piala Asia U-23 2024.

Kemudian, skuad Garuda juga berhasil melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk pertama kalinya.

Bahkan kini, Timnas Indonesia mampu membuat kejutan dengan berhasil menahan imbang dua raksasa Asia, yakni Arab Saudi dan Australia.

Selain berkat kejeniusan dari Shin Tae-yong, tentu sejumlah pemain khususnya diaspora atau naturalisasi juga memiliki peran penting.

Belakangan ini, PSSI memang sangat ambisius dengan melakukan banyak proses naturalisasi terhadap para pemain keturunan.

Sebut saja nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Eliano Reijnders menjadi para pemain keturunan yang berhasil dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Gabung Skuad Timnas Indonesia
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Gabung Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

Terbaru, ada nama Kevin Diks yang kini tengah diperjuangkan PSSI untuk bisa bergabung dengan skuad Garuda.

Kendati begitu, pandangan berbeda justru diutarakan eks Persib Bandung, Shohei Matsunaga terhadap para pemain naturalisasi.

Shohei Matsunaga justru khawatir dengan masa depan Timnas Indonesia jika terlalu bergantung terhadap para pemain keturunan tersebut.

Mantan pemain Persib Bandung, Shohei Matsunaga
Mantan pemain Persib Bandung, Shohei Matsunaga
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

"Sekarang banyak pemain luar negeri dan naturalisasi. Jadi, memang mereka (Timnas Indonesia) berkembang dan menjadi kuat," ujar Shohei Matsunaga di Lapangan C Senayan, Sabtu (2/11/2024).

Meski mengakui bahwa Timnas Indonesia telah berkembang pesat dengan para pemain keturunan, namun dirinya memiliki kekhawatiran di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain asal Jepang itu mengatakan bahwa performa dari skuad Garuda bisa menurun kembali jika nanti para pemain keturunan itu pensiun dari sepak bola.

"Tapi, menurut saya, saya takutkan mereka dalam 5-10 tahun ke depan (pemain keturunan) sudah pensiun," jelas Shohei Matsunaga.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT