News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen AFC Akui Pihaknya Kekurangan Wasit Asia yang Berkualitas Buntut Ahmed Al Kaf 'Rampok' Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John secara blak-blakan menyebut jika saat ini pihaknya kekurangan wasit yang berkualitas dari Asia.
Senin, 14 Oktober 2024 - 09:29 WIB
Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John secara blak-blakan menyebut jika saat ini pihaknya kekurangan wasit yang berkualitas dari Asia.

Pernyataan itu buntut dari wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga antara Bahrain kontra Timnas Indonesia di putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit asal Oman itu menjadi sorotan karena dinilai mengambil sejumlah keputusan kontroversial pada laga yang berlangsung di Bahrain National Stadium pada Kamis (10/10/2024) malam WIB.

tvonenews

Laga yang berkesudahan imbang 2-2 itu terdapat sejumlah kejanggalan terkait keputusan yang diberikan wasit Ahmed Al Kaf.

Puncak dari keputusan aneh wasit asal Oman itu adalah tidak meniup peluit meski tambahan waktu yang sudah melewati lebih dari enam menit.

Masa injury time hanya berlangsung selama enam menit, namun Ahmed Al-Kaf tetap melanjutkan laga hingga menit 90+9 sampai terjadi gol penyama kedudukan yang dicetak Mohamed Marhoon.

Timnas Indonesia ditahan Bahrain 2-2
Timnas Indonesia ditahan Bahrain 2-2
Sumber :
  • PSSI

 

Keputusan aneh wasit asal Oman itu masih menjadi perdebatan mengingat Federasi Sepak Bola Asia (AFC) terpantau belum melakukan pergerakan apa pun.

Setelah menyatakan belum menerima surat pengaduan resmi dari PSSI, kini AFC justru membuat pernyataan yang kembali mengejutkan.

Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor John secara blak-blakan menyebut jika saat ini pihaknya justru kekurangan wasit berkualitas yang berasal dari Asia.

Bahkan, Windsor John menyinggung jika hanya Malaysia yang baru memiliki wasit berkualitas di Asia.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor John
Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor John
Sumber :
  • Istimewa/AFC

 

"Kita butuh lebih banyak wasit berkualitas dari kawasan ini," ujar Windsor John dikutip dari New Straits Times Online, Senin (14/10/2024).

"Saat ini, Nazmi Nasaruddin dari Malaysia adalah salah satu dari sedikit yang menonjol," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati begitu, akhirnya kontroversi dari Ahmed Al Kaf itu memasuki babak baru usai AFC akan meninjau terkait laporan wasit yang memimpin laga Bahrain kontra Timnas Indonesia tersebut.

Windsor John menegaskan bahwa semua laporan wasit harus dipertanggungjawabkan, termasuk Ahmed Al-Kaf yang memimpin laga Bahrain kontra Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT