News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kevin Diks Blak-blakan Ungkap Arti Indonesia kepada Media Denmark, Terkesan dengan Dukungan Suporter Garuda: Itu Hal yang Besar

Pemain keturunan Ambon, Kevin Diks blak-blakan mengungkapkan arti Indonesia baginya kepada media Denmark hingga terkesan dengan dukungan suporter Garuda.
Jumat, 4 Oktober 2024 - 06:19 WIB
Kevin Diks
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Ambon, Kevin Diks blak-blakan mengungkapkan arti Indonesia baginya kepada media Denmark hingga terkesan dengan dukungan suporter Garuda.

Kevin Diks merupakan bek andalan FC Copenhagen, klub kasta tertinggi Liga Denmark yang cukup produktif dalam mencetak gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain 27 tahun itu tercatat sudah mengoleksi 16 penampilan, 5 gol dan 2 assist untuk FC Copenhagen pada musim 2024/2025 di semua kompetisi.

tvonenews

Kevin Diks sendiri merupakan pemain keturunan Indonesia setelah kakek dan nenek dari pihak ibunya lahir di Ambon sebelum pindah ke Belanda.

Namun, pemain keturunan Indonesia itu lahir di kota Apeldoorn dan pernah mewakili Timnas Belanda di tingkat U-21.

Karena memiliki garis keturunan Indonesia dan belum bermain untuk Timnas Belanda senior, Kevin Diks masih bisa memilih untuk mewakili Timnas Indonesia.

Ketika ditanya oleh media Denmark, Bold tentang arti Indonesia baginya, Kevin Diks mengatakan bahwa kakek dan nenek dari ibunya memang lahir di Ambon.

Namun, setelah terjadi peperangan antara Belanda dan Indonesia saat itu, mereka hijrah ke Negeri Kincir Angin sebelum akhirnya meninggal dunia dua tahun lalu.

Karena itu, Kevin Diks mengatakan kakek neneknya akan bahagia jika dirinya suatu saat nanti bisa membela Timnas Indonesia.

Pemain berdarah Indonesia, Kevin Diks
Pemain berdarah Indonesia, Kevin Diks
Sumber :
  • FC Copenhagen

 

"Orang tua ibu saya lahir di pulau kecil Ambon, dan mereka melakukan perjalanan ke Belanda untuk mencari kehidupan yang lebih baik setelah perang," kata Kevin Diks kepada Bold.

"Sayangnya nenek saya meninggal kurang dari dua tahun yang lalu, tapi saya masih memiliki kakek saya yang lahir di sana dan jika saya berbicara dengannya tentang hal itu, saya rasa dia akan senang jika saya bermain untuk Indonesia," tambahnya.

Lebih lanjut, Kevin Diks mengaku terkesan dengan dukungan suporter Garuda meski dirinya belum memutuskan untuk memilih Timnas Indonesia.

"Tapi secara umum, dukungan yang saya dapatkan dari fans Indonesia di media sosial dan kehidupan nyata sungguh luar biasa," jelas pemain berdarah Ambon itu.

"Saya dikenali oleh banyak orang ketika saya berada di sana, meskipun saya pikir saya tidak akan mengenalinya. Saya sangat menghargainya," imbuhnya.

"Ini hal yang besar. Ini adalah negara dengan 280 juta penduduk. Ini cukup gila. Tapi kita harus melihat apa yang terjadi," katanya lagi.

Kevin Diks sendiri menyebut agennya telah dihubungi pihak PSSI melalui telepon, pemain berusia 27 tahun itu seakan memberi sinyal akan membela Garuda.

"Mereka (PSSI) menelpon agen saya untuk pertama kalinya," ujar Kevin Diks kepada Bold, dilansir Kamis (3/10/2024).

"Tentu saja merupakan suatu kehormatan besar bahwa mereka berpikir saya akan menjadi tambahan yang berharga bagi tim," kata Kevin Diks sambil tersenyum lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun, belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait Kevin Diks apakah masuk daftar dalam list calon pemain naturalisasi atau tidak, menarik dinantikan.

(yus)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT