News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringkat Timnas Indonesia Naik Usai Babat Curacao 2-1, Tim Lawan Main Keras sampai Diganjar Kartu Merah

Timnas Indonesia kembali berhasil menumbangkan Curacao di ajang FIFA Match Day, Selasa (27/9/2022) di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat. Permaianan cepat ...
Selasa, 27 September 2022 - 22:30 WIB
Timnas Indonesia vs Curacao
Sumber :
  • PSSI

Timnas Indonesia kembali berhasil menumbangkan Curacao di ajang FIFA Match Day, Selasa (27/9/2022) di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat. Permaianan cepat satu-dua dan high pressing ala Shin Tae-yong sukses membuat tim lawan frustasi hingga harus melakukan banyak pelanggaran keras.

Puncaknya pada menit ke-80 J Bacuna mendapat hadiah kartu kuning kedua setelah melakukan sleding tekel keras ke Marselino Ferdinan. Meski banyak pemain yang dirotasi di lapangan tengah, skuad garuda bisa bermain efektif sejak menit pertama pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol cepat bahkan berhasil tercipta di menit kedua melalui kaki Dimas Drajat. Setelah Witan Sulaeman melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor betahan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua giliran Curacao yang melakukan gol cepat, melalui pemain pengganti mereka J. Antonisse di menit 47.
Shin Tae-yong kemudian bereaksi melakukan penyegaran terhadap sejumlah pemain yang nampak mulai kelelahan. Masuknya Marselino Ferdinan, Dendi Sulistyawan, hingga M Rafli terbukti memberikan warna baru di lapangan.

Anak-anak asuh Remko Bencini itu nampak kewalahan dengan permainan cepat Rahmat Irianto dan kawan-kawan. Beberapa kali mereka terpaksa menghentikan lawan menggunakan tangan.

Puncaknya saat J Bacuna menjatuhkan Marselino Ferdinan dengan dua kaki. Perseteruan sempat terjadi lantaran pemain Curacao nampak melakukan protes berlebihan. Emosi suporter sempat terpancing dan menghujani lapangan dengan botol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

J Bacuna tetap harus keluar dari lapangan. Unggul jumlah pemain membuat serangan timnas Indonesia semakin menggelora. Witan Sulaeman kembali menjadi kreator serangan. Tusukan dan gocekannya ke gawang lawan diakhiri dengan passing sempurna yang kemudian berhasil dicocor Dendy Sulistyawan.

Gol sambil menjatuhkan diri di menit ke-87 itu menjadi penutup yang manis bagi timnas Indonesia. Stadion Pakansari kembali bergemuruh. Berkat kemenangan ini skuad garuda berhak mendapatkan 14 poin dan merangsek ke peringkat 151 FIFA.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT