Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!
- Instagram @deanjames
tvOnenews.com - Kontroversi paspor yang menjerat sejumlah pemain keturunan Timnas Indonesia, salah satunya Dean James, di Liga Belanda kini mulai berdampak langsung ke performa klub.
Kapten Go Ahead Eagles, Joris Kramer, secara terbuka mengakui timnya merasakan kehilangan besar atas absennya Dean James.
Tak hanya Dean James, situasi serupa juga menimpa Richonell Margaret yang ikut terdampak polemik administratif tersebut.
Keduanya saat ini belum bisa memperkuat tim akibat persoalan status kewarganegaraan dan regulasi liga.
Kisruh ini mencuat setelah NAC Breda melayangkan protes resmi kepada KNVB. Protes itu muncul usai mereka dihajar telak 0-6 oleh Go Ahead Eagles dalam lanjutan Eredivisie musim 2025/2026.
NAC Breda mempertanyakan status Dean James yang dinilai tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemain Uni Eropa.
Hal ini karena sang pemain telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah proses naturalisasi pada 2025.
Padahal, saat menandatangani kontrak dengan Go Ahead Eagles pada 2023, Dean James masih berstatus sebagai warga negara Belanda.
Perubahan status inilah yang kemudian memicu polemik administratif terkait izin bermain.
Tak hanya Dean James, beberapa pemain keturunan Indonesia lainnya juga ikut terseret dalam situasi ini.
Nama-nama seperti Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, hingga Tim Geypens dikabarkan mengalami kendala serupa.
Mereka untuk sementara belum bisa menjalani aktivitas penuh bersama klub masing-masing hingga persoalan administrasi dan izin kerja diselesaikan sesuai regulasi Belanda.
Sebagai kapten tim, Joris Kramer mengaku tidak bisa berbuat banyak menghadapi situasi ini.
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut sepenuhnya berada di luar kendali pemain dan klub.
"Sebagai tim, kami tidak memiliki kuasa dalam hal ini," ujar Joris Kramer sebagaimana dikutip BolaSport.com dari media Belanda, VoetbalPrimeur.
"Ini di luar kendali kami, dan yang bisa kami lakukan hanyalah menunggu," ucapnya.
Meski demikian, Kramer tak menampik bahwa absennya Dean James dan Richonell memberikan dampak signifikan terhadap kekuatan tim.
"Mereka adalah dua pemain (Dean James dan Richonell Margaret) dengan kualitas luar biasa," kata Joris Kramer.
"Kami hanya perlu sedikit bersabar, tapi saya yakin semuanya akan beres," tuturnya.
Absennya pemain kunci jelas menjadi kerugian tersendiri, apalagi Eredivisie musim ini masih menyisakan sejumlah pertandingan penting. Go
Ahead Eagles membutuhkan kedalaman skuad terbaik untuk menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
Secara regulasi, pemain non-Uni Eropa di Liga Belanda harus memenuhi syarat ketat, termasuk izin kerja dan standar gaji minimum yang cukup tinggi.
Inilah yang membuat proses penyesuaian status pemain seperti Dean James menjadi tidak sederhana.
Di tengah situasi yang belum pasti, harapan besar datang dari internal tim agar masalah ini bisa segera menemukan titik terang.
Kehadiran kembali Dean James dinilai krusial, baik dari segi kualitas permainan maupun keseimbangan tim.
Kini, semua pihak hanya bisa menunggu keputusan resmi dari KNVB.
Jika masalah ini cepat terselesaikan, bukan tidak mungkin para pemain keturunan Indonesia tersebut bisa kembali merumput dan melanjutkan karier mereka tanpa hambatan.
Yang jelas, polemik ini menjadi bukti bahwa keputusan besar seperti perubahan kewarganegaraan tidak hanya berdampak pada level internasional, tetapi juga membawa konsekuensi serius di level klub.
(tsy)
Load more