Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Dalam pengumuman yang dirilis, Indonesia dipastikan masuk dalam daftar peminat ajang sepak bola paling bergengsi di Asia tersebut.
Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya fase aplikasi awal dan dimulainya tahap evaluasi menyeluruh oleh AFC.
Dengan demikian, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menuntaskan seluruh prosedur administrasi untuk mengajukan tawaran resmi sebagai tuan rumah Piala Asia 2031.
Meski demikian, langkah Indonesia tidak akan mudah. PSSI harus bersaing dengan sejumlah negara kuat yang memiliki rekam jejak mentereng dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar. Australia dan Korea Selatan menjadi dua pesaing terberat dalam perebutan status tuan rumah.
Kedua negara tersebut dikenal memiliki infrastruktur olahraga modern, stadion berstandar internasional, sistem operasional matang, serta pengalaman panjang menggelar turnamen besar. Tak heran jika Australia dan Korea Selatan disebut sebagai kandidat “kelas atas” dalam proses bidding kali ini.
Selain itu, India juga secara resmi mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031. Negara dengan populasi terbesar di dunia tersebut terus menunjukkan ambisi besar untuk mengangkat prestise sepak bolanya di level Asia. Kuwait pun ikut meramaikan persaingan, menegaskan bahwa Piala Asia 2031 menjadi target incaran banyak negara.
Menariknya, kawasan Asia Tengah juga turut ambil bagian melalui skema tuan rumah bersama. Tiga negara bertetangga, yakni Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan, sepakat mengajukan proposal kolektif untuk menyelenggarakan turnamen tersebut.
Usai merilis daftar kandidat, AFC akan melanjutkan proses ke tahap berikutnya dengan mewajibkan setiap negara melengkapi dokumen teknis secara detail. Berkas tersebut mencakup rencana organisasi turnamen, standar stadion, kesiapan infrastruktur, transportasi, keamanan, hingga strategi operasional selama kompetisi berlangsung. Seluruh aspek ini akan menjadi penentu utama dalam keputusan akhir AFC.
Bagi Indonesia, keberhasilan menjadi tuan rumah Piala Asia 2031 akan menjadi pencapaian bersejarah. Pasalnya, Indonesia terakhir kali menjadi penyelenggara Piala Asia pada edisi 2007, itu pun sebagai tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Namun, tantangan pada edisi 2031 dipastikan jauh lebih besar. Piala Asia kini diikuti oleh 24 tim, sehingga membutuhkan jumlah stadion yang lebih banyak dengan kualitas tinggi. Sebagai perbandingan, pada Piala Asia 2023, Qatar mengoperasikan sembilan stadion modern untuk menggelar seluruh pertandingan.
Dengan perkembangan tersebut, kesiapan infrastruktur dan manajemen akan menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk bersaing dengan para rival kuat demi membawa Piala Asia kembali ke Tanah Air.(ant/lgn)
Load more