News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Masuk di Papan Atas, 3 Klub Underdog Ini Justru Sukses Jadi Juara Liga Champions

Tiga klub di 'antah berantah' ini membuktikan, bahwa siapa saja bisa mencatatkan sejarah baru dan menjadi legenda di dunia sepak bola, khususnya Liga Champions.
Selasa, 25 November 2025 - 23:15 WIB
Steaua Bucharest saat menjuarai Liga Champions 1985-1986
Sumber :
  • Dok. UEFA

tvOnenews.com - Di era dominasi Real Madrid, Manchester City, dan Bayern Munich, sulit membayangkan ada tim dari liga di luar lima besar Eropa yang bisa mengangkat trofi Liga Champions.

Namun, sejarah ternyata mencatat kisah-kisah fantastis di mana underdog sejati berhasil menaklukkan benua biru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jauh sebelum hiruk pikuk uang dan superstar menguasai kompetisi ini, setidaknya ada tiga klub underdog yang berhasil mengangkat trofi Liga Champions. Siapa saja?

 

1. Glasgow Celtic

Siapa sangka, tim yang membuka gerbang kejayaan Britania Raya di panggung Eropa bukanlah Manchester United atau Liverpool yang megah, melainkan Celtic.

Di final European Cup (kini Liga Champions) musim 1966-1967, dunia menyaksikan kejutan besar di Lisbon.

Celtic, yang saat itu diasuh oleh Jock Stein, berhadapan dengan raksasa Italia yang nyaris tak terkalahkan, siapa lagi kalau bukan Inter Milan.

Nerazzurri kala itu dikenal sebagai La Grande Inter, sebuah dinasti sepak bola yang dipimpin oleh Helenio Herrera.

{{imageId:382345}}

Namun, dalam sebuah malam yang dikenang sebagai salah satu kisah underdog terbaik, The Bhoys sukses membalikkan prediksi dengan kemenangan dramatis 2-1.

Kemenangan tersebut bukan hanya sebuah trofi, melainkan sebuah sejarah manis yang tak terhapuskan, dimana Celtic menjadi klub Britania Raya pertama yang menjuarai kompetisi elite Eropa, jauh sebelum Manchester United, Liverpool, Nottingham Forest, Aston Villa, Chelsea, dan Manchester City berhasil melakukannya. 

Celtic berhasil membuktikan bahwa keberanian dan semangat kolektif bisa menaklukkan dominasi dan kekayaan.

 

2. Steaua Bucharest (FCSB)

Pada musim 1985-1986, dunia sepak bola dikejutkan oleh dongeng sejati. Sebuah klub dari balik Tirai Besi, Fotbal Club FCSB—yang saat itu dikenal sebagai Steaua Bucharest—melakukan invasi historis di panggung Liga Champions.

Kesebelasan asal Rumania ini sukses melaju hingga final dan berhadapan dengan raksasa Spanyol, Barcelona.

Drama klimaks pun terjadi di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla. Setelah 120 menit pertarungan sengit berakhir tanpa gol (0-0), nasib trofi ditentukan melalui adu penalti yang menegangkan.

{{imageId:382347}}

Kemenangan Steaua Bucharest atas Barcelona di depan publik Spanyol sendiri bukan hanya sekadar trofi; itu adalah pernyataan politik dan olahraga.

Mereka mencatat sejarah sebagai klub pertama dari Eropa Timur yang berhasil menjuarai Liga Champions, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa keajaiban dan semangat pantang menyerah dapat mengalahkan dominasi klub-klub Barat.

 

3. Red Star Belgrade (Crvena Zvezda)

Pada tahun 1991, sebelum konflik Balkan mengubah peta Eropa selamanya, sebuah klub dari Yugoslavia berhasil menciptakan guncangan terbesar dalam sejarah sepak bola.

Red Star Belgrade (Crvena Zvezda) melenggang ke final Liga Champions dan berhadapan dengan klub kuat Prancis, Olympique Marseille.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion San Nicola, Bari, Italia, ketegangan memuncak. Setelah 120 menit berjalan buntu tanpa gol (0-0), nasib trofi ditentukan melalui drama adu penalti yang heroik. Red Star pun keluar sebagai pemenang, membawa pulang gelar yang tak terduga.

{{imageId:382348}}

Kemenangan ini bukan hanya sekadar kejayaan klub. Red Star Belgrade mencatat sejarah sebagai satu-satunya klub dari seluruh Wilayah Balkan yang pernah menjuarai kompetisi elite Eropa hingga hari ini.

Ironisnya, mereka menorehkan pencapaian tertinggi ini sebagai wakil dari Yugoslavia, sebuah negara berdaulat yang tak lama kemudian bubar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelar tersebut kini berdiri sebagai monumen abadi bagi masa kejayaan sepak bola di masa lalu.

Tiga klub di atas berhasil mencatatkan sejarah baru sekaligus kejutan di final Liga Champions. Mereka membuktikan, bahwa keajaiban di dunia sepak bola bisa saja terjadi. (ism)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Sabtu, 31 Januari 2026
logo Persis Solo
PSO
0 - 0
PSB
logo Persib Bandung
logo Persepam Madura Utd
MDR
19:00
BIK
logo PSBS Biak Numfor
Minggu, 1 Februari 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
15:30
PSY
logo PSIM Yogyakarta
logo Persebaya Surabaya
PBY
19:00
DWU
logo Dewa United
Senin, 2 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
PJW
logo Persijap
logo PSM Makassar
PSM
19:00
SPG
logo Semen Padang

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Polres Metro Jakarta Selatan memastikan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT