News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Terbaru yang Mengungkap Kebijakan PSSI Mengenai Pendapatan Pemain Timnas Indonesia, Apakah Mereka Dapat Gaji Tetap atau Hanya Uang Saku?

Pendapatan pemain Timnas Indonesia: gaji atau uang saku? Artikel ini mengulas besaran kompensasi, peran PSSI, dan upaya Erick Thohir dalam memajukan sepak bola.
Rabu, 3 Juli 2024 - 18:51 WIB
Pemain yang Dipanggil Bela Timnas Indonesia itu Dapat Gaji atau Cuma Uang Saku Saja? Akhirnya Terungkap, Ternyata...
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Fans Garuda masih banyak yang mencari tahu, apakah para pemain mendapatkan gaji atau hanya uang saku saat berjuang membela Timnas Indonesia.

Pasalnya, pekerjaan para pemain berbeda dengan ketika membela klub yang harus bermain selama satu musim. Bila membela tim nasional, mereka hanya dipanggil untuk menjalani ajang tertentu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum membahas Timnas Indonesia, kita akan mengungkap mengenai pendapatan para pemain top dunia saat membela tim nasional.

Pemain Timnas Indonesia
Shin Tae-yong pimpin latihan timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab. Sumber: Antara. 

Pada ajang Piala Dunia 2018 lalu, FIFA memberikan anggaran dengan total 400 juta dollar atau sekitar Rp5,9 triliun. 

Uang itu diberikan kepada setiap peserta di fase grup hingga yang mampu lolos ke final. Prancis kala itu sukses meraih juara dan mendapat hadiah sebesar 38 juta dollar atau sekitar Rp566 miliar dari FIFA. 

FIFA membebaskan federasi setiap negara untuk membagi uang hadiah kepada para pemain. 

Kylian Mbappe pernah dilaporkan mendapat 17 ribu paun atau sekitar 340 juta rupiah per pertandingan di Piala Dunia.

Sementara itu, belum ada informasi secara jelas di Timnas Indonesia. Namun bila melihat informasi dari negara-negara top Eropa, para pemain Skuat Garuda juga hanya mendapatkan jatah saat menjalani latihan dan pertandingan saja. 

Berbeda ketika membela klub masing-masing. Para pemain biasanya sudah menandatangani kontrak, sehingga mereka bisa mendapatkan gaji per bulan, dan belum ditambah bonus bila mencetak gol atau meraih kemenangan.

Timnas Indonesia dan Komposisi Pendapatan

Dalam konteks Timnas Indonesia, masih menjadi misteri besar apakah para pemain hanya menerima uang saku atau ada gaji tetap yang diberikan. 

Federasi sepak bola seperti PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang menjadi induk organisasi Timnas Indonesia, belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini.

Kebijakan Pembayaran di Federasi Sepak Bola Lain

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di negara-negara lain, kebijakan pembayaran kepada pemain tim nasional bervariasi. 

Beberapa federasi seperti Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menerapkan kebijakan di mana pemain tidak menerima bayaran tetap per pertandingan, namun ada sejumlah sumbangan yang mereka terima dari donasi atau proyek amal.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT