News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris Dulu Berprestasi di Liga Indonesia, 8 Pemain Ini Kini Justru Nasibnya Menyedihkan, Bahkan Ada yang Sampai...

Dulu pemain asing ini berprestasi di Indonesia. Namun usai pensiun kabarnya 8 pemain asing ini justru memiliki nasib miris, bahkan untuk bertahan hidup sampai
Rabu, 27 Maret 2024 - 15:00 WIB
Dulu Beprestasi di Liga Indonesia, 8 Pemain Ini Kini Justru Nasibnya Ada yang Mujur, Ada yang Miris, Bahkan Ada yang Sampai...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Pemain asal Argentina ini kemudian memutuskan hengkang ke negeri kangguru dan pensiun di tahun 2020 usai berkiprah di Liga Indonesia.

Usai memutuskan untuk gantung sepatu, kini Marcos Flores melanjutkan karirnya sebagai pelatih dan menimba ilmu di akademi sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Ali Khadafi

Ali Khadafi. Source: kolase tim tvOnenews

Selanjutnya ada mantan pemain, PSM Makassar, Bontang FC, PSPS, dan Sriwijaya FC yakni Ali Khadafi.

Namun sayang, nasib buruk menimpa Ali Khadafi pasca berkarir di Liga Indonesia.

Kabarnya, pemain asal Togo ini mengidap penyakit paru-paru usai pensiun dan menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 2015 silam.

5. Patricio Morales

Patricio Morales. Source: kolase tim tvOnenews

Patricio Morales merupakan mantan pemain sepak bola asal Chile yang sempat menjadi idola dari Aremania.

Patricio Morales kabarnya juga memiliki nasib kurang baik pasca menyudahi karirnya di Indonesia. 

Sebelumnya dia sempat membela Persik dan Persebaya. Kemudian pemain yang akrab disapa Pato itu memutuskan gantung sepatu pada tahun 2014 silam. 

Pato lantas memutuskan untuk kembali ke negara asalnya dan sempat bermain pada laga timnya, di Chile. 

6. Robertino Pugliara

Robertino Pugliara. Source: kolase tim tvOnenews

Sosok Robertino Pugliara mungkin menjadi salah satu pemain asing yang kerap malang melintang bermain di klub-klub Indonesia. 

Robertino Pugliara bahkan pernah membela klub-klub besar Indonesia seperti Persija, PSM, Persipura, Persib, hingga Persebaya.

Robertino terakhir membela Persebaya sebelum memutuskan untuk rehat, karena cedera. 

Kabarnya, pemain yang belum memutuskan untuk pensiun, namun pemain berusia 38 tahun itu juga berstatus tanpa klub sejak 2018 silam.

7. Igor Joksimovic

Igor Joksimovic. Source: kolase tim tvOnenews

PSIS Semarang menjadi satu-satunya tim yang pernah diperkuat Igor Joksimovic selama kiprahnya di Indonesia. 

Pada musim 2007-2008 Igor bahkan tampil dalam 28 laga, dan berhasil menyumbang 11 gol untuk tim Mahesa Jenar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai gantung sepatu dari liga Indonesia, Igor malah memilih terjun ke dunia politik. Bahkan Igor pernah menjabat sebagai walikota di negara asalnya, Bosnia. 

Kabar terbaru, Igor justru sukses menjadi Presiden Klub dan juga sebagai agen pemain.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT