News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Founder The Jakmania Sempat Puji Anies Baswedan soal Stadion JIS, tapi Endingnya Malah Mengumbar Hal Mengejutkan Ini ..

Pendiri The Jakmania, Ferrry Indrasjarief berbicara polemik Stadion JIS (Jakarta International Stadium), harapan ke Anies Baswedan bangun stadion buat Persija.
Minggu, 24 Desember 2023 - 13:21 WIB
Pendiri The Jakmania, Ferry Indrasjarief soroti soal stadion JIS (Jakarta International Stadium).
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOnenews / Julio Trisaputra tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pendiri The Jakmania, Ferrry Indrasjarief pernah berbicara soal polemik Stadion JIS (Jakarta International Stadium), menaruh harapan kepada Anies Baswedan membangun stadion buat Persija.

Sebelumnya, International Stadium (JIS) menjadi perbincangan hangat publik karena dinilai tidak sesuai dengan standar FIFA.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu faktor yang disebut-sebut belum memenuhi standar FIFA adalah kondisi rumput stadion sehingga menjadi alasan untuk direnovasi.


Stadion JIS (Jakarta International Stadium) yang digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023. (tvOnenews/Muhammad Bagas)

Saat itu yang menjadi polemik adalah justru yang menyatakan hal tersebut adalah Menteri PUPR, bukan dari FIFA langsung. Di mana hal itu langsung memicu kecaman dari netizen.

Menanggapi soal rumput JIS, Ferry Indrasjarief selaku Pendiri The Jakmania hadir sebagai narasumber dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne beberapa waktu lalu.

"Saya di sini, saya tidak ada kepentingan apa-apa, saya cuma mau bicara kepentingan Persija dan Jakmania, karena Jakmania-lah orang yang paling kelompok yang paling teriak lama minta dibikinin Stadion," ujarnya.

Pihak The Jakmania dan Persija paling lama berteriak untuk dibuatkan Stadion, alasannya karena Stadion Gelora Bung Karno (GBK) banyak kepentingan.

"Digunakan untuk politik, musik, kegiatan agama sehingga akhirnya kita selalu kalah, dan sampai Persija sampai harus main di Bekasi," ungkapnya.


Ferry Indrasjarief, Pendiri The Jakmania. (kolase tvonenews / Muhammad Bagas)

Kemudian Ferry Indrasjarief mengungkapkan bahwa Anies Baswedan membangun Stadion JIS (Jakarta International Stadium).

"Sekarang tiba-tiba Pak Anies bangunin Stadion, dan kita bahagianya luar biasa, bahagianya luar biasa karena dibangunin stadion yang megah banget," terangnya.

Tetapi ketika launching, justru ditemukan beberapa hal yang ternyata belum dilengkapi.

Pendiri The Jakmania ini menyebutkan fasilitas belum lengkap adalah salah satunya adalah akses masuk Stadion JIS.

"Dari tadi kan bicara soal akses masuk, yang paling ngerasain kan kita, kita nih penonton bola yang paling ngerasain pada saat launching akses masuk yang dibuka hanya Ram barat padahal ada Ram timur," tuturnya

"Kita nggak tahu kenapa Ram timur waktu itu nggak dibuka dan katanya sekarang mulai berfungsi, Harusnya kalau memang udah mulai berfungsi Persija bisa pakai di situ karena Persija tuh pengen banget memakai di situ pengen banget main di situ," ujarnya.

Lanjut Ferry Indrasjarief bercerita soal kondisi masuk stadion dari imbas yang dibuka hanya Ram Barat.

Sehingga menyebabkan membludaknya Jakmania atau para suporter Persija, kerumunan yang tidak terkontrol.

"Sehingga saya malah khawatir gitu, kan saya memikirkan kepentingan keselamatan dan kenyamanan anak-anak Jakmania, ketika saya melihat seperti ini, Wah saya nggak berani untuk main lagi di sini (Stadion JIS)," terangnya.

Lebih lanjut Ferry memperlihatkan rekaman video detik-detik saat rombongan Jakmania masuk ke Ram Barat dan membludak saat launching stadion JIS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baru saja bus Persija lewat di situ, tapi susahnya minta ampun lewat, karena yang masuk lewat RAM Barat itu penuhnya nggak ketolongan," ucapnya.

Ia pun mengaku hanya punya kepentingan bagaimana anak-anak Jakmania bisa masuk ke Stadion JIS dengan aman dan nyaman. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT