GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antara Sepak Bola, Hedonisme, dan Kenikmatan Seks

Luciano Moggi, salah seorang dari sekian banyak sosok terpandang dalam sepak bola Italia yang terlilit oleh bujuk rayu gaya hidup hedon dan kenikmatan seks. Dia
Minggu, 26 Februari 2023 - 23:58 WIB
Ilustrasi - Sepak bola dan hedonisme
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Luciano Moggi, salah seorang dari sekian banyak sosok terpandang dalam sepak bola Italia yang terlilit bahkan terlibas oleh bujuk rayu gaya hidup hedon dan kenikmatan seks

Pesona fulus menikam jantung pertahanan diri dari tokoh yang lahir di Monticiano, Italia pada 1936 itu. Moggi mengawali karirnya sebagai Direktur Olahraga Roma Pada 1976.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia kemudian pindah ke Lazio, Torino, dan Napoli semasa kejayaan era Maradona.

Pada awal 1990-an, Moggi terlibat skandal seks yang menghebohkan jagat sepak bola Italia bersama seorang wasit dan tiga pelacur Italia. 

Moggi menyalahgunakan naluri purba umumnya manusia yakni kenikmatan seks.

Dia terbuai gaya hidup hedon hingga berani mengatur hasil tiga laga Piala UEFA pada 1991-1992.

Salah seorang dari tiga pelacur itu mengaku, "Kami pergi ke sebuah hotel dekat stasiun kereta api. Saya mengetuk pintu kemudian seseorang membukanya. Kami kemudian bersenang-senang secara seksual. Setelah itu, saya baru mengetahui bahwa ia berprofesi sebagai wasit sepak bola."

Ulah tiga wasit yang didanai Moggi untuk menyewa layanan pelacur-pelacur itu mengakibatkan Torino meraih tiga kemenangan.

Moggi mengeluarkan dana sebanyak dua ribu lira untuk menyewa masing-masing pelacur.

Gaya hidup hedon yang mencari nikmat dengan mengandalkan bujuk rayu seks dan guyuran uang demikian merasuk di arena sepak bola.

Sebut saja, mantan pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi, memiliki hobi cukup unik, yakni tidak jarang mengencani perempuan ABG. Ia terlibat dalam pesta seks 'bunga-bunga'.

Kalau Moggi dan Berlusconi terseret skandal seks, lain pula Roman Abramovich. Taipan Rusia yang pernah memiliki salah satu klub papan atas Liga Inggris, Chelsea itu menghabiskan uang 120 juta dollar AS untuk membeli dua lukisan karya dua maestro Inggris, Francis Bacon dan Lucian Freud.

Abramovich juga memiliki kapal pesiar terbesar di dunia, Eclipse, bernilai 1 miliar dollar AS. Dia memilih Boeing 767 yang mampu mengangkut 375 penumpang untuk menjadi kendaraan pribadinya.

Ia juga memiliki dua mobil Limousine Maybach 62 antipeluru dan dilengkapi dengan sistem keamanan supermahal. Masing-masing mobil itu bernilai 2 juta dollar AS.

Baik Moggi, Berlusconi, maupun Abramovich sama-sama mempraktikkan gaya hidup hedon. Gaya hidup hedon atau hedonisme berasal dari bahasa Yunani hedone, artinya nikmat dan kegembiraan.

Moggi merengkuh nikmat dan kegembiraan dengan berkongkalikong bersama wasit mengatur hasil pertandingan. Berlusconi dan Abramovich memompa kesenangan pribadi dengan membeli segala fasilitas untuk memperoleh perasaan-perasaan menyenangkan dalam hidup.

Moggi, Berlusconi, dan Abramovich merupakan trio hedon yang mengandalkan kredo: carilah nikmat dan hindarilah perasaan-perasaan yang menyakitkan. 

Hedonisme kerap kali muncul sebagai teori yang mau menentang etika-etika tradisional yang terkadang kaku dan terkesan munafik, yang hanya menekankan peraturan saja, tanpa dapat menjelaskan manfaat peraturan-peraturan tersebut, demikian tulis ahli Etika STF Driyarkara, Franz Magnis-Suseno SJ.

Kaum hedonis melontarkan pertanyaan provokatif: Apa ada yang lebih masuk akal sebagai pedoman hidup daripada mencari kebahagiaan, dan apakah arti kebahagiaan kecuali bahwa manusia bebas dari penderitaan dan memperoleh sebanyak mungkin nikmat?

Apakah hedonisme itu benar? Apakah Moggi, Berlusconi, dan Abramovich bertindak benar dengan mengejar nikmat dan menghindari perasan-perasaan yang menyakitkan dan yang menyengsarakan?

Jawaban atas pertanyaan itu, apakah segala hal yang dilakukan manusia hanyalah demi mencari nikmat saja? Moggi, Berlusconi, dan Abramovich melakoni gaya hidup hedon lantaran terdorong oleh kebutuhan fisik, naluri, nafsu, dan emosi yang bergerak pasang surut.

Moggi, Berlusconi, dan Abramovich memiliki aneka dorongan, misalnya, lapar dan haus, nafsu seks, dorongan agresi, mempertahankan harta kekayaan, ingin balas dendam, mata gelap, serta mengatrol gengsi dan popularitas diri.

Kalau saja Moggi, Berlusconi, dan Abramovich bertekad menjadi 'manusia utuh' maka ketiganya juga mengandalkan dorongan-dorongan lainnya, misalnya, menikmati keindahan alam, merdunya musik klasik, berbelas kasih, cinta, dan persahabatan.

Manusia tidak ditentukan hanya oleh dorongan mencari nikmat saja sebagaimana anjuran dari gaya hidup hedon.

Praktik hidup hedon yang dilakukan Moggi, Berlusconi, dan Abramovich itu di mata psikolog Abraham Maslow disebut sebagai fenomena metamotivasi dalam mewujudkan aktualisasi diri.

Artinya, pada permulaan manusia digerakkan serangkaian kebutuhan dasar biologis seperti lapar dan haus, nafsu seks, dorongan agresi, mempertahankan harta kekayaan, ingin balas dendam, mata gelap, serta mengatrol gengsi dan popularitas diri.

Kebutuhan-kebutuhan itu disebut juga sebagai kebutuhan tingkat rendah, kebutuhan materi, atau kebutuhan hewani (animal needs), sedangkan manusia memerlukan kebutuhan yang lebih tinggi (metaneeds), misalnya, kehidupan spiritual, relasi dengan Yang Ilahi, demikian tulis Hendro Setiawan dalam buku Manusia Utuh, Sebuah Kajian atas Pemikiran Abraham Maslow.

Bicara gaya hidup hedon, salah satu contoh dari kebutuhan hewani dapat diambil dari praktik hidup salah seorang kaisar zaman Romawi, Gaius Caligula. Ia dikenal sebagai sosok yang tidak mampu mengendalikan dorongan brutalitasnya.

Dia suka menyaksikan penyiksaan dan hukuman mati, dan dengan menyamar menggunakan rambut palsu dan jubah panjang, Caligula sering keluar malam untuk berpesta seks. Selain itu, ia pernah membunuh para penjahat Kota Roma untuk memberi makan daging kepada singa-singa.

Gaya hidup hedon 'berkolaborasi' dengan aksi brutal dan sadistis. Hedonisme yang bermetamorfosis dengan gaya hidup pamer kekayaan disebut bertentangan dengan ciri khas hidup manusia Timur.

Filosof China klasik, Lin Yu Tang, menyebut bahwa untuk hidup yang ideal, manusia hendaknya mengusahakan hidup sederhana dengan kebutuhan yang sedikit, terbebas dari segala usaha untuk mencari, mengejar bahkan menumpuk harta.

Lao Tze bahkan menentang usaha untuk memiliki barang-barang. Orang tidak boleh memamerkan barang-barang kekayaannya kepada orang lain supaya orang tidak tergoda olehnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hukum emas Confucius menyatakan  perlakukanlah sesamamu sebagaimana kamu sendiri ingin diperlakukan. Hormatilah mereka sebagaimana kamu sendiri ingin dihormati.

Jangan melakukan apa saja yang melukai sesamamu sebagaimana kamu sendiri juga tidak mau diperlakukan serupa itu oleh sesamamu.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Isbat Hari Ini, Begini Bocoran Kemungkinan 1 Syawal Menurut Bosscha: Posisi Hilal Sangat Rendah

Sidang Isbat Hari Ini, Begini Bocoran Kemungkinan 1 Syawal Menurut Bosscha: Posisi Hilal Sangat Rendah

Observatorium Bosscha mengungkapkan hasil pengamatan posisi hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Diketahui, pemerintah lakukan sidang isbat hari ini.
FIFA Belum Ubah Posisi Malaysia di Ranking FIFA, Timnas Indonesia Auto Melesat 22 Maret 2026 Mendatang

FIFA Belum Ubah Posisi Malaysia di Ranking FIFA, Timnas Indonesia Auto Melesat 22 Maret 2026 Mendatang

Dengan kekalahan itu, peringkat Malaysia akan anjlok langsung dalam update Ranking FIFA nanti. Di atas kertas Malaysia bisa terjun bebas tanpa bertanding. 
Mantan Rival Khabib Blak-blakan soal Peluang Justin Gaethje Hadapi Ilia Topuria di UFC White House

Mantan Rival Khabib Blak-blakan soal Peluang Justin Gaethje Hadapi Ilia Topuria di UFC White House

Mantan petarung UFC, Dustin Poirier menyampaikan kekhawatirannya menjelang duel utama Ilia Topuria vs Justin Gaethje di UFC White House, akui penggemar Justin.
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Berita Foto: Pemudik Motor Padati Jalur Kalimalang Bekasi H-2 Lebaran

Berita Foto: Pemudik Motor Padati Jalur Kalimalang Bekasi H-2 Lebaran

Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, arus mudik di sejumlah jalur utama mulai dipadati kendaraan. 
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan.

Trending

Ada Acara Eid Mubarak Jakarta di Bundaran HI Hari Ini, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Acara Eid Mubarak Jakarta di Bundaran HI Hari Ini, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar kegiatan Eid Mubarak Jakarta “Rhythm of The Fountain” pada Kamis (19/3/2026) malam.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Arus Mudik Terus Meningkat, 52 Ribu Orang Tinggalkan Jakarta Lewat Daop 1 pada H-2 Lebaran

Arus Mudik Terus Meningkat, 52 Ribu Orang Tinggalkan Jakarta Lewat Daop 1 pada H-2 Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat mudik dari Daop 1 Jakarta terus mengalami peningkatan.
Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, menyatakan siap dimainkan di posisi mana pun, termasuk lini tengah, setelah pelatih John Herdman menyukai gaya permainannya.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan.
Kontroversi Piala Afrika 2025! Gueye Buka Suara Usai Senegal Relakan Gelar ke Maroko

Kontroversi Piala Afrika 2025! Gueye Buka Suara Usai Senegal Relakan Gelar ke Maroko

Pemain timnas Senegal, Idrissa Gueye, menyampaikan pesan menyentuh di tengah polemik pencabutan gelar juara Piala Afrika 2025 dari negaranya.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT