News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Jalan Makin Terjal

Jalan Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Makin Terjal
Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:56 WIB
Jadwal Timnas Indonesia Vs Irak: Patrick Kluivert Sanggup Bawa Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026?
Sumber :
  • AFC

Oleh M. Nigara, Wartawan Sepakbola Senior

APA yang tidak diharapkan 220 juta penggila sepak bola tanah air, terjadi juga. Jay Idzes dan kawan-kawan kandas di tangan the Green Falcon 2-3, dalam laga pembuka babak-4, Kualifikasi Piala Dunia 2026, grup B, Zona Asia, Kamis (9/10/25) dini hari waktu Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat unggul lewat tendangan adu penalti Kevin Diks, menit 10.35. Diawali serbuan ke jantung pertahanan Arab Saudi, terjadi free kick didektir kiri pertahanan tuan rumah. Bola lambung disambutntandukan Dick dan bola menyentuh tangan pemain belakang Arab.

Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Sumber :
  • X - Timnas Indonesia

 

Wasit Ahmad Al-Ali asal Kuwait tidak langsung menunjuk titik penalti. Lewat pengamatan VAR, ada dua momen yang bisa tarik-menarik. Pertama adegan bola tersentuh tangan. Tapi, adegan kedua yang berulang-ulamg ditayang di layar televisi yakni adegan dua pemain Timnas Indonesia sejengkal lebih depan dibanding pemain belakang lawan.

Setelah terjadi dialog antara wasit lapangan dengan wasit VAR, penalti. Di sini, sesaat saya tertegun. Wasit yang baik dalam tulisan maupun saat tampil di AKIM tvone, beberapa jam sebelum laga, saya memberi kalimat: Patut dapat diduga, bisa mendukung tuan rumah, mentah sudah.

Jika saat itu wasit berpihak pada the Green Falcon, maka pasti memilih offside yang akan Namun, ketika gol ketiga Arab Saudi terjadi, perasaan saya soal patut dapat diduga muncul kembali.

Sebelum terjadinya gol, kubu pertahanan kita sedang dalam tekanan. Sebelum bola liar dari kiri digeser ke kanan, ada adegan yang seharusnya free kick untuk kita. Bahkan pemain nomer punggung 18 Arab Saudi,  dapat dikartukuningkan. Dia terlihat dengan sengaja mendorong Kevin Dick yang saat jatuh meluncur ke arah Maarten Paes. 

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

 

Tapi, baik wasit yang ada sekitar empat meter di belakang, berdasarkan rekaman tv, dan asisten wasit 1 di kiri yang kasat mata tidak terlahang, membiarkan adegan itu.

Paes yang sudah 2 atau 3 kali menyelamat gawang dari kebobolan, tak kuasa menahan tendangan deras Mohammed Kanno, di menit 90+3. Bisa dipahami, karena perhatian Paes terganggu dengan adegan meluncurnya Diks setelah didorong keras.

Dua gol Arab Saudi yang dicetak Waheb Saleh (17) dan Feras Albrikan (36) darintitik penalti, murni karena kesalagan elementer Marc Klok yang ragu untuk menyapu bola hongga dimanfaatkan pemain lawan. Dan gol dari titik penalti kebiasaan buruk Yakob Sayuri di kompetisi Indonesua Super league. Meski  Feras Al Brikan tidak berbahaya, Sayuri menaik kaosnya, dan terjatuh. Sangat sering ia melakukan keisengan yang berbuah pahit itu di kompetisi kita.

Makin Terjal
Lepas dari itu, kekalahan ini membuat langkah kita jadi semakin terjal. Memang  belum tertutup, tetapi lawan yang Sabtu (11/10) akan kita hadapi adalah Irak. Tim yang terkenal militansinya sangat tinggi.

Meski dalam dunia sepakbola impossible is always possible (Sesuatu yang tidak mungkin itu selalu mungkin), harus diakui langkah anak-anak menjadi bertambah berat. Apalagi, jika beban kekalahan dari Arab Saudi terus membekas, langkah menjadi semakin berat.

Terpenting, Patrick Kluivert tidak lagi menggunakan laga versus Irak sebagai langkah coba-coba. Jujur, meski saya tetap memegang tinggi bahwa pelatih yang paling tahu kondisi pemain, namun diakui atau tidak melawan Arab Saudi ada banyak tanya yang terus mengganjal.

Misalnya, mengapa Rizky Ridho yang kasat mata sudah sepaket dengan Jay Idzes, sama sekali tidak dimainkan. Begitu juga mengapa Tom Haye tidak dimainkan sejak awal babak? Lalu, kenapa Marc Klock dan Yakob Sayuri dimainkan sejak babak awal serta tidak diganti-ganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekali lagi, kasat mata, paling tidak dua gol Arab Saudi adalah buah kesalahan keduanya. Kalau saja keduanya cukup kuat mentalnya, maka kesalahan elementer itu tidak terjadi.

Jadi, masihkah peluang kita terbuka, sedikitnya untuk bisa menjadi runner up? Kita tunggu saja...

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT