Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Ibu Muda Cabuli Belasan Anak di Jambi
- Kolase tvOnenews.com
Jambi, tvOnenews.com - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh ibu muda YS (Yunita Sari) di Jambi yang bikin geger publik. Terbaru, polisi ungkap fakta baru kasus ibu muda cabuli belasan anak di Jambi, Sabtu (11/2/2023).
Belakangan ini publik sedang dibikin heboh terkait aksi pencabulan yang diduga dilakukan Yunita Sari Anggraini.
YN atau Yunita Sari ibu muda yang diketahui pemilik rental playstation di kediamannya di kawasan Alam Barajo, Kecematan Alam Barajo, Kota Jambi, juga mengajak anak-anak untuk menonton video porno bersama dirinya.
Tak hanya itu, YS juga memaksa anak-anak itu untuk menyaksikannya berhubungan intim bersama suaminya dengan minta anak-anak tersebut mengintip di sebuah jendela di rumahnya.
Polisi ungkap fakta baru kasus ibu muda cabuli belasan anak di Jambi
![]()
Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta. (tim tvOne/Bayu)
Polisi Jambi mengungkap sejumlah fakta lagi terkait ibu muda yang menjadi predator anak-anak. Diketahui dirinya menyimpan puluhan video asusila dan memaksa anak-anak untuk melakukan perilaku menyimpang.
Tim penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi menemukan fakta lagi bahwa ibu muda pelaku predator anak yaitu YS mengoleksi puluhan video asusila di ponselnya.
"Sesuai dengan keterangan dari suami pelaku, dirinya sempat melihat bahwa istrinya mempunyai koleksi video-video porno yang sama dengan apa yang dikatakan oleh korban bahwa mereka dipaksa untuk melihat," Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta yang dilansir dari tayangan Kabar Siang tvOne.
Penyidik juga menemukan YS (Yunita Sari) juga memaksa anak-anak melakukan perilaku menyimpang.
Selain itu, pelaku yang telah ditetapkan polisi sebagai tersangka kini menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit jiwa daerah Jambi.
Observasi kejiwaan pelaku dilakukan oleh tim medis dan psikolog hingga dua pekan mendatang.
Kabid Pelayanan Medis Rumah Sakit Jambi, Zakaria mengatakan, untuk mengeluarkan hasil tes kejiwaan memerlukan rentang waktu selama 14 hari.
"Sekarang pemeriksaan assesment sudah berjalan, kita juga sudah melakukan tes MMPI kemarin," ujar Zakaria.
Load more