News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis, Tak Tahan dengan Tangisannya, Nyawa Balita Usia 2 Tahun Dihabisi Wowon Cs

Perlahan kasus pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur oleh Wowon Cs kini mulai terungkap. Kasus yang melibatkan ketiga tersangka yaitu Wowon, Duloh, dan Dede.
Jumat, 3 Februari 2023 - 20:34 WIB
Wowon, Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perlahan kasus pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur oleh Wowon Cs kini mulai terungkap. Kasus yang melibatkan ketiga tersangka yaitu Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin. 

Wowon mengungkapkan alasannya mengapa ia tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri dari pernikahannya bersama Ai Maemunah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diwawancarai, Wowon mengaku sangat kesal dengan Bayu yang masih berumur 2 tahun. Ia mengatakan dirinya kesal lantaran anaknya selalu rewel.

“Anak itu rewel sekali. Tiap detik, tiap jam, tiap malam, padahal dikasih jajan, dia nangis mulu,” ungkap Wowon saat ditanya oleh wartawan, Jumat (3/2/2023).

Untuk menghabisi nyawa Bayu, dirinya meminta kepada Duloh untuk membunuh serta menguburkannya di sekitar rumah.

Wowon pun tak menyesal setelah membunuh nyawa anaknya tersebut. Bahkan dirinya merasa malu dengan tetangganya karena Bayu sangat rewel.

“Aku sudah malu sama tetangga. Aku suruh pak Solihin aja. Udah bunuh aja. Iya oke kata pak Solihin,” ujar Wowon. 

Dengan menutupi aksinya, Wowon memberitahukan kepada Ai Maemunah bahwa dirinya membawa Bayu ke Mataram untuk dititipkan kepada keluarganya. 

Ia berpura-pura memiliki nenek berada di Mataram, sehingga Ai Maemunah tidak menyadari keberadaan Bayu.

“Aku bawa ke Mataram ke nenek, padahal itu bohong. Itu alasan aku aja,” pungkasnya.

Wowon Bunuh Istri dan Mertuanya karena Dendam

Satu per satu kisah korban pembunuhan berantai Cianjur - Bekasi oleh tiga tersangka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin. 

Wowon sosok yang sempat menjelma sebagai Aki Banyu dengan tegasnya menyerahkan sang istri yakni Wiwin serta ibu mertuanya Noneng untuk dibunuh oleh sang eksekutor Duloh. 

Aksi pembunuhan itu dilakukan oleh tiga tersangka akibat rasa sakit hati yang dirasakan Wowon. 

Pasalnya, sang istri kedapatan bermain serong dengan lelaki lain hingga Wowon merasa dikhianati. 

Kisah main serong korban Wiwin yang disampaikan oleh Wowon dimulai sejak sang istri melakoni pekerjaannya sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia.

"Setelah itu tujuh tahun kemudian Wiwin pulang bawa laki-laki orang Batam, dia pulang ke rumah mertua, aku merasa dendam," kata Wowon kepada awak media, Jakarta, Jumat (3/2/2023).

Tak cukup sampai di situ, Wowon turut serta menyimpan rasa dendam kepada Noneng selaku mertuanya yang juga ibu dari Wiwin. 

Rasa dendam itu ditengarai Noneng yang kerap berbohong kepada Wowon terkait sejumlah uang yang kerap dikirim oleh Wiwin pada setiap bulannya. 

"Awalnya sama ibu noneng, istri saya Wiwin winarti pergi ke Malaysia aku tanya mah, Wiwi suka kirim uang enggak? Kata wiwin suka. Kata mamahnya enggak," ungkap Wowon. 

Dendam terhadap ibu mertua dan istrinya tersebut membuat Wowon gelap mata hingga nekat menyerahkan anggota keluarganya itu untuk dieksekusi oleh Duloh. 

Sadisnya sebelum dieksekusi, Duloh terlebih dahulu meniduri ibu mertua dari pelaku Wowon tersebut. 

"Waktu itu Noneng dan Wiwin dijemputnya sama Dede langsung masuk Ibu Noneng ke rumah Pak Solihin. Sudah diajak ngobrol, langsung Pak solihin nidurin mertua saya sampai selesai. Lubang telah disiapkan di rumah Pak Solihin," kata Wowon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah beres ibu noneng, masuk Wiwin langsung satu lobang dua orang," sambungnya. 

Wowon Cs kini telah menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan berantai yang terungkap pada akhir tahun 2022. Dalam kasus ini terdapat 9 korban yang mayoritas merupakan anggota keluarga dari Wowon sendiri. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral