News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar, Ini Penampakan Lubang Baru yang Disiapkan untuk Korban Berikutnya oleh Pelaku Pembunuhan Berantai

Wowon Cs menargetkan korban baru setelah membunuh 9 orang. Penampakan lubang baru yang disiapkan untuk korban berikutnya oleh pelaku pembunuhan berantai, 20/1
Sabtu, 21 Januari 2023 - 04:58 WIB
Septic Tank atau lubang yang dipersiapkan untuk korban baru di rumahnya Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/1/2023).
Sumber :
  • Sumber : Rizki Amana / Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Bikin geger atas pembunuhan berantai atau serial killer yang bermula kematian sekeluarga di bekasi. Adapun, penampakan lubang baru yang disiapkan untuk korban berikutnya oleh pelaku pembunuhan berantai, Jumat (20/1/2023).

Polisi berhasil meringkus tiga tersangka pembunuhan berantai yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Dulah, dan Dede alias Solehudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembunuh berantai Wowon Cs targetkan korban baru, usai membunuh 9 orang. Begini penampakan lubang baru yang disiapkan untuk korban berikutnya oleh pelaku pembunuhan berantai.

Polisi menemukan lubang kubur kosang di rumah komplotan pembunuhan berantai atau serial killer, Wowon Erawan alias Aki cs yang berada di Cianjur.


Rumah tersangka Duloh alias Solihin yang mengeksekusi korban. (Rizki amana/tim tvOne)

Karena adanya lubang kubur kosong ini, diduga Wowon Cs sudah menargetkan korban baru. Maka dari itu, polisi tengah mencari tahu siapa korban baru mereka yang sejatinya mau dieksekusi namun ggaal karena Wowon Cs lebih dulu tertangkap.

"Siapa korban berikutnya? ini yang sedang kami selidiki," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat 20 Januari 2023 yang dilansir dari VIVA.

Mantan Kapolres Jakarta Pusat ini mengatakan bahwa lubang kubur baru juga ditemukan di kontrakan tiga korban terakhir mereka di Bekasi. Lubang itu sejatinya dipakai untuk mengubur korban atas nama Maemunah (istri kedua Wowon), Ridwan dan Riswandi (anak Maemunah dari mantan suami bernama Didin). 

Namun, mereka tak sempat dikubur karena berteriak minta tolong saat sekarat. Hal ini membuat Wowon Cs panik dan kabur. 

"Sudah disiapkan lubang," katanya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga memperlihatkan sebuah lubang baru di rumah Wowon yang diduga dipersiapkan untuk korban selanjutnya. 

Saat ditanyakan oleh rekan media, AKBP Indrawiennya menuturkan bahwa lubang ini sudah cukup lama disiapkan, tetapi butuh pendalaman lebih lanjut.

Lantaran tidak ada yang mencurigai, Wowon mengaku pada isrtrinya bahwa lubang baru yang dibuatnya itu adalah untuk saluran air atau septic tank

"Alasannya untuk saluran air, mereka tuh selalu berbicara saluran air, septic tank. Makanya istrinya tidak curiga kan," ucap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya


Lubang baru di rumah Wowon yang disiapkan untuk korban baru.

Ada korban Wowon Cs yang ingin dibunuh tapi kabur jadi TKW

Hengki menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan,ada satu keluarga yang juga hampir menjadi korban pembunuhan Wowon Cs. Namun, karena takut, dia akhirnya memutuskan untuk kabur menjadi TKW ke Arab Saudi.

"Kami mendapat kesaksian dari salah satu keluarga dekat tersangka ini menyatakan, saya juga dulu hampir dibunuh pak, tapi saya melarikan diri dan sekarang menjadi TKW di luar negeri Saudi Arabia," ujarnya.

Lebih lanjut, Kata Hengki, pengakuan keluarga tersebut lantaran diduga mengetahui bahwa Wowon dan dua tersangka lain Solihin alias Duloh, dan M Dede Solihudin merupakan pembunuhan berantai.

Kemudian, polisi menelusuri bahwa dari sembilan ornag telah menjadi korban pembunuhan Wowon Cs merupakan sebagian besar dari lingkup keluarga sendiri yang mengetahui aksi jahat Wowon Cs.

"Yang jadi catatan semua, bahwa korban sebagian besar berasal dari family tree dari para tersangka istrinya, mertuanya, anaknya," ungkapnya.


Tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki (60), Jumat (20/1/2023).

Sebelumnya diberitakan, polisi menegaskan kasus keluarga tewas keracunan di Bekasi adalah pembunuhan berantai. Bukan cuma tiga, sejauh ini total ada sembilan orang dibunuh tiga pelaku.

Saat ini, tiga pelaku sudah ditangkap polisi. "Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau serial killer," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 19 Januari 2023. 

Jnederal bintang dua ini menambahkan," Sejauh ini, total korban ada sembilan orang," 

Untuk diketahui, tiga dari lima orang yang tinggal di sebuah kontrakan di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, dinyatakan meninggal dunia.

Mereka diduga mengalamai keracunan. Polisi menemukan sejumlah muntahan makanan di dekat tubuh para korban yang ditemukan tergeletak di dalam rumah.

Korban yang meninggal atas nama AM (35), RAM (21) dan MR (19). Korban meninggal diketahui memiliki hubungan darah yakni ibu dan anak. Mereka tercatat sebagai warga Cianjur dan telah dimakamkan di kampung halamannya. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral