News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Pembunuhan Berantai Wowon Cs Targetkan Korban Baru, Begini Penjelasan Polisi

Bikin geger pembunuhan berantai atau serial killer yang bermula kematian sekeluarga di bekasi. Adapun, pembunuhan berantai Wowon Cs targetkan korban baru,
Jumat, 20 Januari 2023 - 14:53 WIB
Kolase pelaku pembunuhan berantai Duloh (kiri) dan Wowon (kanan).
Sumber :
  • Sumber : istimewa / Foe Peace Simbolon

Jakarta, tvOnenews.com - Bikin geger atas pembunuhan berantai atau serial killer yang bermula kematian sekeluarga di bekasi. Adapun, pembunuhan berantai Wowon Cs targetkan korban baru, Jumat (20/1/2023).

Tiga tersangka pembunuhan berantai yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Dulah, dan Dede alias Solehudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi ungkap pembunuhan berantai Wowon Cs targetkan korban baru, seusai membunuhan 9 orang.

Polisi menemukan lubang kubur kosang di rumah komplotan pembunuhan berantai atau serial killer, Wowon Erawan alias Aki cs yang berada di Cianjur.


Pelaku pembunuhan berantai, Dede (kiri), Wowon (tengah) dan Duloh (kanan). 

Karena adanya lubang kubur kosong ini, diduga Wowon Cs sudah menargetkan korban baru. Maka dari itu, polisi tengah mencari tahu siapa korban baru mereka yang sejatinya mau dieksekusi namun ggaal karena Wowon Cs lebih dulu tertangkap.

"Siapa korban berikutnya? ini yang sedang kami selidiki," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat 20 Januari 2023 yang dilansir dari VIVA.

Mantan Kapolres Jakarta Pusat ini mengatakan bahwa lubang kubur baru juga ditemukan di kontrakan tiga korban terakhir mereka di Bekasi. Lubang itu sejatinya dipakai untuk mengubur korban atas nama Maemunah (istri kedua Wowon), Ridwan dan Riswandi (anak Maemunah dari mantan suami bernama Didin). 

Namun, mereka tak sempat dikubur karena berteriak minta tolong saat sekarat. Hal ini membuat Wowon Cs panik dan kabur. 

"Sudah disiapkan lubang," katanya.

Ada korban Wowon Cs yang ingin dibunuh tapi kabur jadi TKW


Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Hariyadi

Hengki menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan,ada satu keluarga yang juga hampir menjadi korban pembunuhan Wowon Cs. Namun, karena takut, dia akhirnya memutuskan untuk kabur menjadi TKW ke Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendapat kesaksian dari salah satu keluarga dekat tersangka ini menyatakan, saya juga dulu hampir dibunuh pak, tapi saya melarikan diri dan sekarang menjadi TKW di luar negeri Saudi Arabia," ujarnya.

Lebih lanjut, Kata Hengki, pengakuan keluarga tersebut lantaran diduga mengetahui bahwa Wowon dan dua tersangka lain Solihin alias Duloh, dan M Dede Solihudin merupakan pembunuhan berantai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral