News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Seorang Ayah dan Dua Putrinya Tinggal di Poskamling

seorang ayah dan dua putrinya tinggal di poskamling
Selasa, 5 Oktober 2021 - 12:41 WIB
ayah dan dua putrinya tinggal di poskamling
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, Jawa Timur – Mohammad Solehuddin, warga Jalan Slamet Riyadi RT 003 RW 010, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, tinggal di poskamling bersama dua putrinya, Salsabila Putri Aini, 9 tahun dan Zahra Fitriyani, 8 tahun. Mereka tinggal di poskamling berukuran 3 x 2,5 meter sejak delapan bulan terakhir. Keluarga kecil ini terpaksa tinggal di poskamling, setelah selama 5 bulan sebelumnya tinggal berpindah-pindah di emperan toko. Istri Soleh, Halimah Indrasari meninggal akibat menjadi korban tabrak lari di Bali pada tahun 2020. Soleh mengaku selumnya bekerja sebagai pekerja serabutan bersama istrinya di Bali.

"Sebelum menikah saya awalnya tinggal di Sukowono, saat itu saya merantau ke Bali setelah ibu meninggal dan ayah menikah lagi dengan perempuan lain di wilayah Kecamatan Patrang," kata Soleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Soleh tinggal di Bali, untuk mengadu nasib dan akhirnya bertemu dengan istrinya. 

"Saat itu saya bertemu dengan istri saya ketika kerja di Bali. Tahun 2012 saya menikah dan berumah tangga. Melahirkan anak pertama Putri, selisih setahun lahir anak kedua Rara,” imbuh Soleh.

Namun sekitar tahun 2020 lalu, istri Soleh meninggal karena kecelakaan.

"Karena terpuruk saya pun memilih pulang ke Jember dan bermaksud tinggal dengan ayah kandung saya," sambungnya.

Namun nasib berkata lain, saat pulang ke Jember ibu tiri Soleh dikenal keras, bahkan ayah kandungnya takut dengan istrinya. Akhirnya Soleh dan kedua anaknya tinggal mandiri.

"Bapak kan tinggal dengan istri barunya, ibu sambung saya. Tapi karena takut mungkin, jadi saya memilih cari tempat tinggal sendiri. Akhirnya menemukan poskamling ini, dan izin warga. Alhamdulillah saya diizinkan karena kasihan. Asalkan tempatnya rajin dibersihkan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poskamling yang ditempati Soleh dan kedua anaknya hanya selisih satu gang dengan rumah ayah kandungnya. Untuk menyambung hidup, Soleh bekerja serabutan sebagai tukang cat mobil di sekitar Kecamatan Arjasa dan terkadang menjadi tukang bangunan. Selain bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup, Soleh juga membuat layangan.

"Hasilnya lumayan, satu layangan saya jual Rp1000. Jadi bisa buat beli makan atau untuk beli mie goreng makanan anak-anak. Kalau tidak punya uang, Alhamdulillah warga sekitar peduli dan saya biasanya ngebon di warung tetangga," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT