GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Over Kapasitas, Warga Binaan Lapas kls IIA Sumbawa Besar dijadikan Petani, Kok Bisa?

Kapasitas Lapas hanya 250 orang namun warga binaan mencapai 597 orang.
Selasa, 5 Oktober 2021 - 08:26 WIB
Warga binaan Lapas kelas IIA tidak tertampung dijadikan petani
Sumber :
  • Irwansyah
Sumbawa Besar, NTB - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Sumbawa Besar, saat ini mengalami over kapasitas. Untuk menyiasati hal tersebut, pihak lapas menempatkan warga binaan di lahan pertanian milik lapas seluas 24 hektare.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar, Kanwil Kemenkumham NTB, M Fadli, Selasa (5/10) kepada tvonenews.com, mengatakan, kapasitas lapas Sumbawa, sebanyak 250 orang, namun, saat ini terisi oleh 597 warga binaan.
 
"Kapasitasnya hanya 250 orang saja, namun sekarang ada 597 warga binaan, ada kelebihan 347 orang," katanya.
 
Menurut M Fadli, untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas tersebut, pihaknya sudah mengajukan tambahan blok, namun hingga saat ini belum terealisasi. 
 
"Kita sudah ajukan permohonan pembangunan tambahan blok, namun belum direalisasi," ungkapnya.
 
Untuk menyiasati kondisi yang ada, pihaknya memanfaatkan lahan seluas 24 hektare yang berada di belakang lapas, untuk dikelolah oleh warga binaan.
 
"24 hektare ini dibagi menjadi beberapa bagian, yakni klaster pertanian, klaster peternakan, klaster buah buahan dan lokasi budidaya madu trigona," kata M Fadli.
 
Dia melanjutkan, semua yang ditempatkan di lahan pertanian ini merupakan warga binaan yang ditempatkan di level minimum security. Sudah memenuhi syarat dan tidak membahayakan.
 
"Didalam lapas ada beberapa jenis pengamanan yang diterapkan untuk warga binaan. Pertama ada super maksimum security, kemudian maksimum security, ada medium security dan terakhir minimum security," jelasnya.
 
Dikatakan kalapas, bagi warga binaan yang sudah memenuhi syarat untuk diasimilasi, nantinya akan ditempatkan di lokasi lahan untuk mengolah lahan tersebut sesuai keahlian masing masing.
 
"Saat ini ada 30 warga binaan yang sudah menempati dan mengolah lahan. Nanti akan ada penambahan lagi 20 orang sehingga menjadi 50 orang, jumlah ini tentunya akan mengurangi kapasitas di dalam lapas," katanya.
 
Ditambahkan, hasil dari perkebunan tersebut akan dibagi tiga berdasarkan persentase. Pertama untuk negara yakni pendapatan negara bukan pajak atau PNBP, kedua untuk lapas dan ketiga untuk warga binaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Hasil yang diperoleh warga binaan akan ditabung. Akan diberikan setelah bebas nanti sehingga dapat dimanfaatkan untuk hidup setelah keluar lapas," katanya menambahkan. ( Irwan Taliwang/ MTR )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

Apakah Ada Penjemputan Paksa Terhadap Budi Karya Usai 3 Kali Mangkir Pemeriksaan? Begini Kata KPK

KPK masih menunggu konfirmasi kehadiran mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (BKS) untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan
Pemerintah Iran Apresiasi Tawaran Mediasi Prabowo, Tapi Tak Yakin Berhasil

Pemerintah Iran Apresiasi Tawaran Mediasi Prabowo, Tapi Tak Yakin Berhasil

Pemerintah Iran melalui kedutaan besarnya mengapresiasi tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk membantu mediasi terkait eskalasi konflik dengan AS dan Israel.
Soal Kasus Suap Eksekusi Lahan di Depok, KPK Telusuri Terjadinya Putusan di Pengadilan

Soal Kasus Suap Eksekusi Lahan di Depok, KPK Telusuri Terjadinya Putusan di Pengadilan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri proses kasus sengketa lahan di Tapos, yang menyebabkan tertangkapnya Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok
KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

KPK akan Panggil Produsen Rokok dan Miras Terkait Pengusutan Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil produsen rokok yang miras terkait penerimaan gratifikasi terhadap pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Red Sparks akhirnya menghentikan rentetan kekalahan dengan kemenangan 3-0 atas GS Caltex, di mana junior Megawati Hangestri tampil gemilang sebagai pahlawan tim
Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan

Red Sparks akhirnya menghentikan rentetan kekalahan dengan kemenangan 3-0 atas GS Caltex, di mana junior Megawati Hangestri tampil gemilang sebagai pahlawan tim

Trending

Update Harga BBM: Mulai Bulan Maret 2026 Harga Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik, Cek Harganya Disini

Update Harga BBM: Mulai Bulan Maret 2026 Harga Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik, Cek Harganya Disini

Mulai 1 Maret 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian seperti Pertamina, Shell, BP, serta Vivo mengalami kenaikan. Ini rinciannya
Islam Makhachev Siap Hadapi Pertarungan “Jauh Lebih Besar”, Lawan Ilia Topuria?

Islam Makhachev Siap Hadapi Pertarungan “Jauh Lebih Besar”, Lawan Ilia Topuria?

Islam Makhachev dipastikan tidak akan menghadapi Ian Machado Garry dalam pertarungan berikutnya. Manajernya, Ali Abdelaziz, mengungkap bahwa UFC sedang upayakan
Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara

Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara

Pelantikan dan pengukuhan Pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 digelar di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara
Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Layani Rute Makassar-Jeddah di Tengah Perang Iran vs Israel-AS

Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Layani Rute Makassar-Jeddah di Tengah Perang Iran vs Israel-AS

Operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) tetap berjalan normal di tengah memanasnya perang Iran melawan Israel-Amerika Serikat
Fabregas Jadi Ancaman! Inter Milan Diminta Tak Terlena Ambisi Juara

Fabregas Jadi Ancaman! Inter Milan Diminta Tak Terlena Ambisi Juara

Bintang Inter Milan, Piotr Zielinski, menegaskan ambisi timnya meraih gelar ganda domestik musim ini.
Hasil Survei Jalur Mudik Lebaran 2026, Kapolri Minta Antisipasi Bottleneck di Tol Trans Jawa-Pantura

Hasil Survei Jalur Mudik Lebaran 2026, Kapolri Minta Antisipasi Bottleneck di Tol Trans Jawa-Pantura

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta antisipasi adanya bottleneck di sepanjang jalur Tol Trans Jawa-Pantura saat menjelang mudik lebaran Idul
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 Maret 2026: Leo Banjir Rezeki, Capricorn Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 Maret 2026: Leo Banjir Rezeki, Capricorn Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 4 Maret 2026 memprediksi Leo dibanjiri rezeki dan peluang cuan, sementara Capricorn perlu waspada agar tak merugi.
Selengkapnya

Viral