News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Ternyata Ini Lho Profesi Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung!

Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung akhirnya berhasil diidentifikasi. Setelah diselidiki lebih lanjut oleh polisi, ternyata pelaku bekerja....
Rabu, 7 Desember 2022 - 17:59 WIB
Ilustrasi bom
Sumber :
  • Freepik/standret

Jakarta – Berita terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung masih terus menyita perhatian publik. Terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar Bandung polisi masih terus melakukan penyelidikan.

Diketahui hingga kini berbagai informasi masih terus dikumpulkan oleh pihak kepolisian mengenai dalang dari bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung tersebut.
Namun yang terbaru diketahui bahwa pelaku bom bunuh diri dari Polsek Astana Anyar Bandung ini tidak tinggal di Bandung, melainkan Solo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Bandung yang bernama Agus Muslim tersebut tersebut diketahui berprofesi sebagai seorang tukang parkir di salah satu restoran yang berada di area Stadion Manahan, Solo.

Hal ini bahkan dibenarkan oleh beberapa petugas parkir dan pengemudi ojek online yang mengaku mengenal Agus Muslim atau yang bernama asli Agus Sujatno ini.


TKP Bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung (Istimewa)

Diketahui saat kejadian bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Agus Muslim langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi mengenaskan.

Terlibat kasus bom Cicendo

Ternyata pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar Bandung ini sebelumnya sudah pernah ditangkap polisi. Pada kasus sebelumnya pelaku ditangkap karena terseret kasus bom Cicendo pada Februari 2017 lalu.

“Yang bersangkutan pernah ditangkap pada peristiwa bom Cicendo,” tambah Kapolri.

Berdasarkan keterangan dari Kapolri pelaku tersebut terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD Jawa Barat.

“Yang bisa kami jelaskan bahwa pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jawa Barat,” katanya.

Selang waktu antara pengungkapan identitas dan peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar ini membutuhkan waktu. Karena polisi perlu melakukan investigasi pengumpulan keterangan dan olah TKP.

"Untuk lakukan Investigasi pengumpulan keterangan dan olah TKP membutuhkan waktu serta untuk memastikan serpihan-serpihan material yang ditemukan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernah dipenjara di Nusakambangan

Pasca dilakukan hasil pemeriksaan sidik jari, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung identik dengan mantan narapidana yang juga pernah terlibat dalam kasus serupa yakni pengeboman di Cicendo, Agus Salim.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT