News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Basarnas Kirim Bantuan ke 6 Desa Terisolir dengan 5 Helikopter

Basarnas mendistribusikan bantuan logistik menggunakan 5 helikopter ke 6 desa yang terisolir, bantuan tersebut berupa makanan siap saji, selimut, dan terpal.
Jumat, 25 November 2022 - 19:13 WIB
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi / Basarnas mendistribusikan bantuan logistik menggunakan 5 helikopter ke 6 desa yang terisolir.
Sumber :
  • Humas Basarnas

Cianjur, Jawa Barat - Badan SAR Nasional (Basarnas) mendistribusikan bantuan logistik menggunakan 5 helikopter ke 6 desa yang terisolir.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi mengatakan, bantuan tersebut berupa makanan siap saji, selimut, dan terpal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu juga, kata Henri, pertolongan menggunakan jalur udara ini untuk membantu para pengungsi yang berada di daerah terpencil. Sekaligus memanfaatkan peralatan utama yang dimiliki Basarnas untuk menolong masyarakat.

"Fokus pada hari ini memang di tempat longsor. Itu sudah mendapatkan laporan dari BPBD maupun pihak terkait. Strategi Basarnas sekarang adalah memanfaatkan waktu, memanfaatkan alat utama kita," ucap Kepala Basarnas.

"Seperti helikopter saat ini, kita gunakan mereka, sedang mengangkut bahan makanan yang dibutuhkan oleh korban terdampak. Kita drop di daerah-daerah terpencil untuk memberikan bantuan-bantuan kepada mereka, bantuan materil dari udara," sambungnya.

Menurut Henri, pengiriman bantuan menggunakan helikopter ini untuk membantu para korban gempa Cianjur yang terlambat mendapat bantuan sebab daerahnya sulit dijangkau transportasi darat.

"Kenapa ini kita lakukan? ini dalam rangka membantu agar masyarakat segera pulih, terutama khusus pada suplai makanan," tutur Henri.

"Saya paham itu sudah diatur oleh BNPB. tapi menurut pengalaman, daerah terpencil ini terlambat. Cianjur kan daerahnya di bawah," terangnya.

Lebih jauh, Henri menjelaskan, berdasar dari pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki, daerah yang terdampak bencana gempa bumi dan longsor terkhusus daerah di bagian atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua bantuan terkumpul di bawah, kemudian dinaikkan ke bukit, terutama daerah Cijendil, itu daerah yang sangat terisolir. Kami pun tadi pagi melihat, saat sortir bantuan pertama, kita melakukan 6 spot di berbagai desa, yang kelihatan mereka berkumpul," papar Henri.

"Kemudian kita nilai jauh dari jalan, jauh dari jangkauan kendaraan, kita drop makanan siap saji, selimut, pembalut, tenda, untuk meringankan beban mereka. dan inilah sedapat mungkin basarnas memberikan aksi nyata kepada masyarakat," tandasnya.(rpi/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT