News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Pemerintah Kota Semarang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

Pemerintah Kota Semarang telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warganya agar lebih baik
Senin, 21 November 2022 - 08:45 WIB
Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan sistem elektronik
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Pemerintah Kota Semarang telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warganya. 

Hal tersebut didasari karena kesadaran akan pemanfaatan digitalisasi di bidang kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memenuhi kebutuhan mereka akan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun Kota Semarang telah meraih Penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri secara berturut-turut pada 2015, 2017, 2019, dan 2021, tidak membuatnya berpuas diri.

Pemerintah Kota Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan warganya dengan membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan pihak swasta.

Hal itu dengan cara menyediakan layanan kesehatan yang cerdas seperti telemedicine bagi masyarakat Kota Semarang.

Selama ini, Dinas Kesehatan Kota Semarang telah menyediakan layanan konsultasi dokter (Konter) untuk masyarakat Kota Semarang melalui 10 saluran Whatsapp (WA). 

Kemitraan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Good Doctor, dan Grab yang didukung oleh 37 Puskesmas ini akan memperkuat dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan yang sudah ada. 

Dengan akses yang lebih luas melalui aplikasi GrabHealth dan Good Doctor, seluruh masyarakat Kota Semarang dapat memperoleh layanan kesehatan setiap saat di mana pun mereka berada dengan cepat.

Sebagai penyedia telemedicine pertama yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital, PT Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) telah membuat perjanjian kerja sama dengan Grab dan Pemerintah Kota Semarang.

Perjanjian kerja sama antara Good Doctor, Grab, dan Pemerintah Kota Semarang adalah tentang pemanfaatan aplikasi Good Doctor dan Grab dalam layanan kesehatan berbasis teknologi digital di Kota Semarang dan telah ditandatangani oleh ketiga pihak.

Dalam acara penandatanganan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi inisiasi yang dilakukan Good Doctor dan Grab untuk membantu program kerja Pemerintah Kota Semarang dalam bidang kesehatan."

"Dengan pengalaman Good Doctor dan Grab dalam memberikan layanan telemedicine kepada masyarakat, kami yakin kerja sama ini akan mempermudah warga Kota Semarang memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam.

"Kerja sama ini merupakan upaya Pemerintah Kota Semarang untuk menambah layanan kesehatan bagi warganya selain layanan BPJS Kesehatan yang sudah ada sekaligus membuktikan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Semarang," lanjutnya.

Dalam acara yang sama, Head of Medical PT Good Doctor Technology Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan mengaku bangga dapat mendukung keputusan Pemerintah Kota Semarang yang terus berupaya melakukan peningkatan.

"Kami bangga dapat mendukung Pemerintah Kota Semarang yang selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warganya sehingga seluruh masyarakat di kota ini dapat hidup sehat."

"Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Semarang dengan memastikan kualitas dan keamanan layanan yang kami berikan, baik dari sisi dokter yang melayani telekonsultasi maupun keamanan platform dan data pengguna. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk selalu memastikan standar medis tertinggi dalam operasi kami dan sertifikasi ISO 27001 yang diakui secara internasional yang telah kami peroleh," bebernya.

Sementara itu, Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia mengaku memberikan apresiasi bagi Pemerintah Kota Semarang.

"Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang memanfaatkan aplikasi Grab dan Good Doctor untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan warganya. Kami akan melakukan pengantaran obat setelah pasien melakukan telekonsultasi melalui aplikasi GrabHealth. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan digital di Semarang dalam memperoleh layanan kesehatan," ucapnya.

Sebelum terdaftar di aplikasi Good Doctor dan GrabHealth powered by Good Doctor, para dokter dan apoteker yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang akan diverifikasi terlebih dulu oleh Good Doctor. 

Para dokter tersebut merupakan dokter-dokter puskesmas di Kota Semarang yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter yang telah dilegalisir dan masih berlaku serta Surat Izin Praktik (SIP) Dokter yang masih berlaku.

Demikian pula dengan apoteker harus memiliki Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) yang masih berlaku. 

Setelah memenuhi persyaratan itu, para dokter akan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Good Doctor untuk meningkatkan kemampuan mereka melakukan telekonsultasi, cara menangani pasien pada saat telekonsultasi. 

Good Doctor melakukan verifikasi dan pelatihan ini untuk memastikan bahwa kualitas layanan telekonsultasi yang diberikan mengikuti standar medis tertinggi yang selalu dijunjung oleh Good Doctor sejak awal beroperasi.

Sebelum penandatanganan kesepakatan bersama ini, Good Doctor telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang dalam program peningkatan literasi dan akses layanan kesehatan digital. 

Hal itu berlangsung pada Agustus 2022 serta program vaksinasi Gotong Royong pada Oktober 2021. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini dengan penandatanganan kerja sama ini, Good Doctor dan Grab akan memfasilitasi layanan kesehatan berbasis teknologi digital berupa telekonsultasi dan pengantaran obat untuk masyarakat Kota Semarang.

Pada acara penandatanganan ini, Good Doctor sekaligus mendonasikan 10.000 masker medis kepada Pemerintah Kota Semarang untuk tetap memberikan proteksi dari COVID-19 bagi masyarakat yang membutuhkan. (ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral