GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil H Salahuddin bin Talabuddin, Haji Merah yang Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Salah satu tokoh yang diberi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah Haji Salahuddin bin Talabuddin pada Senin (9/11/2022) lalu.
Rabu, 9 November 2022 - 14:37 WIB
Pemkab Halmahera Tengah, menyatakan rasa bangga atas penetapan putra daerah Salahuddin Bin Talabudin sebagai pahlawan nasional
Sumber :
  • Antara

Jakarta – Salah satu tokoh yang diberi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah Haji Salahuddin bin Talabuddin

Ia sudah diusulkan mendapat gelar kepahlawanan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Provinsi Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya Haji Salahuddin bin Talabuddin diberi gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (7/11/2022).

Haji Salahuddin bin Talabuddin merupakan sosok yang meneriakan perjuangan kemerdekaan untuk Republik Indonesia.

Ia lahir di Desa Gemia, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara pada 1874. Beliau pernah bergabung dengan PSII pada 1938, kemudian juga menjadi pengurus Gabungan Politik Indonesia (GAPI) bersama MS Djahir, M Arsyad Hanafi, AS Bachmid dan lainnya. Atas perjuangannya tersebut, Salahuddin sampai pernah diasingkan ke Boven Digoel dan Nusakambangan.

Haji Salahuddin bin Talabuddin dibebaskan Jepang saat menginvasi Hindia Belanda dan sementara waktu memilih menetap di Sorong. 

Pada 1941, Haji Merah mengibarkan Bendera Merah Putih di Tanjung Ngolopopo, Patani, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Hal itu membuat geram pihak Belanda.

Haji Salahuddin bin Talabuddin kemudian pindah ke kepulauan Gebe pada 1946 dan kembali ke kampung halamannya di Patani. 

Ia mendirikan organisasi keislaman, yaitu Islam Sarikat Jamiatul Iman wal Islam. Pengikutnya menyebut organisasi ini adalah Sarikat Islam atau SI, bertujuan untuk mempertahankan agama Islam dan Negara Republik Indonesia di era kepemimpinan Soekarno dan Mohammad Hatta.

Akan tetapi, pada 1947, Haji Salahuddin bin Talabuddin dan enam pimpinan SI dituduh menghasut rakyat untuk melakukan makar atas pemerintahan yang sah. Pada 13 September, Haji Salahuddin bin Talabuddin dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejaksaan Ternate akhirnya mengeksekusi Haji Merah pada 6 Juni 1948 atas putusan Pengadilan Negeri di lapangan tembak militer Skep Ternate. Pukul 06.00 WIT, Haji Salahuddin bin Talabuddin meregang nyawa di tangan regu tembak. 

Beliau wafat di usia 74 tahun dan dimakamkan di kuburan Islam Ternate. Atas jasanya, Haji Salahuddin bin Talabuddin ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai Pahlawan Nasional. (MG3/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral