News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil dr. Rubini Natawisastra yang Diberikan Gelar Pahlawan Nasional

Pemerintah memberikan gelar ‘Pahlawan Nasional’ untuk dr. Rubini Natawisastra pada Senin (7/11/2022). Simak berikut profil perjalanan dr. Rubini Natawisastra.
Rabu, 9 November 2022 - 13:33 WIB
Foto dr. Rubini Natawisastra
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Pemerintah memberikan gelar ‘Pahlawan Nasional’ untuk dr. Rubini Natawisastra

“Akhirnya permohonan keluarga ahli waris dr. Rubini Natawisastra melalui Kowani untuk mengusulkan dr. Rubini Natawisastra sebagai pahlawan nasional disetujui oleh Pemerintah Indonesia dan diumumkan oleh Menko Polhukam Prof. Dr. Mahfud MD selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan pada tanggal 03 November 2022 lalu,” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Giwo Rubianto Wiyogo mengutip dari Anataranews (09/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengetahui siapa dr. Rubini Natawisastra, berikut ini adalah profil.

Rubini lahir di Bandung, Jawa Barat 31 Agustus 1906. Ia adalah seorang bangsawan Sunda yang merupakan anak dari pasangan suami istri (pasutri) Ni Raden Lengkamirah dan Raden Natawisastra.

Semasa hidupnya, dr. Rubini telah beribadah dengan bekerja membantu banyak orang dan melayani masyarakat. Ibadah tersebut dilakukannya dengan membuka praktik di rumahnya. 

Tidak berhenti sampai di situ, dr. Rubini juga memberikan pelayanannya kepada masyarakat yang kurang mampu dengan menyusuri bataran Sungai Kapuas.

Selama praktik, Rubini tidak pernah melihat perbedaan dalam hal strata sosial, suku, agama, dan jenis kelamin. 

Di sisi lain, dr. Rubini juga telah berpartisipasi secara aktif dalam organisasi kemasyarakatan berhaluan politik Partai Indonesia Raya yang memiliki landasan nasionalisme dan melawan penjajahan serta menuntut kemerdekaan Kalimantan Barat menjadi bagian daripada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tindakan mulia itu pun didukung oleh istrinya Nyonya Amalia yang juga aktif dalam Gerakan Palang Merah dan menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Istri Indonesia (KPII). 

Organisasi KPII ini pun kemudian berganti nama menjadi ‘Kongres Perempuan Indonesia’ pada Tahun 1935. Tahun 1946, namanya berganti lagi menjadi ‘Kowani’.

Dukungan istri diberikan kepadanya bukan hanya karena dr. Rubini bekerja melayani masyarakat sebagai tenaga kesehatan, namun juga sebagai seseorang yang sedang berjuang melawan penjajahan Jepang untuk kemerdekaan NKRI.

Tahun 1994, dr. Rubini dan istrinya meninggal dunia karena peristiwa pembunuhan kejam terhadap puluhan ribu orang dalam peristiwa pembunuhan massal rakyat, kaum terdidik dan tokoh masyarakat dari berbagai suku dan ras oleh tentara pendudukan Jepang di Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan dibunuhnya dr. Rubini adalah karena dianggap telah melakukan perlawanan terhadap Jepang. Jenazah mereka pun dimakamkan di Makam Juang Mandor, Kalimantan Barat.

“Bagi Kowani, dr. Rubini Natawisastra adalah tokoh pejuang kemerdekaan dan kemanusiaan yang sangat peduli pada kesetaraan gender atau gender equality dan dalam kampanye global dikenal he for she yang dirancangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.” (MG7/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral