News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan: Kalau Orang Baik Masuk Politik Harus Didukung, Bukan Dipermasalahkan

Capres Partai NasDem Anies Baswedan menyinggung sejumlah pihak yang mempermasalah orang baik ketika terjun ke dunia politik, ini kata eks Gubernur DKI Jakarta.
Selasa, 18 Oktober 2022 - 01:51 WIB
Capres Partai NasDem Anies Baswedan acara NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOne

Jakarta - Capres Partai NasDem Anies Baswedan menyinggung sejumlah pihak yang mempermasalah orang baik ketika terjun ke dunia politik.

Anies Baswedan menegaskan, ketika ada orang baik memilih untuk masuk politik seharusnya pihak tersebut memberikan dukungan, bukan kemudian dipermasalahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bila orang baik masuk politik di permasalahan dan orang bermasalah masuk politik tidak dipermasalahkan, maka bangsa ini sedang menghadapi masalah," tegas Anies di dalam pidatonya di acara peresmian program "NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).

Menurut eks Gubernur DKI Jakarta itu, Indonesia saat ini membutuhkan orang yang terbukti memiliki banyak karya dan dengan pemikiran idealisme.

"Kita sering kali aneh. Ada orang yang berkarya masuk politik terus ditanya untuk apa masuk politik? Kan sudah ada karyanya," ujar dia. 

Ketika orang seperti itu masuk ke dunia politik, Anies meyakini keputusan yang diambil dalam merumuskan kebijakan adalah keputusan yang berkualitas.

"Justru saat ini kita membutuhkan lebih banyak lagi orang dengan rekam jejak karya dengan idealisme untuk masuk dalam wilayah pengambilan keputusan sehingga keputusan republik ini adalah keputusan yang berkualitas," jelas dia.

Surya Paloh Tegaskan NasDem Dukung Pemerintahan Jokowi

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan kembali partainya tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin hingga tuntas tahun 2024.

"Walaupun NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres, kami tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin hingga selesai," kata Surya Paloh saat memberikan sambutan pada peluncuran program "NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta, Senin (17/10/2022) malam.

Surya Paloh mengaku banyak pihak yang mempertanyakan komitmen partainya usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres.
 
Namun, partainya selalu menjadi pihak yang mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi, termasuk saat pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi harga bahan bakar minyak (BBM).


 
"Saya sambil bercanda bilang sama Pak Jokowi, 'Bapak Presiden, kita punya tujuh fraksi koalisi pemerintahan ini, ini kebijakan kenaikan BBM, enam fraksi tidak sepakat hanya satu fraksi (Partai NasDem)' yang sepakat ini, kalau tidak fraksi yang paling tolol atau paling loyalis tidak mungkin begini. Silakan terjemahkan," tutur Surya Paloh.
 
Ia menegaskan bahwa partainya tidak takut untuk menghadapi fitnah dan isu miring.

"Jadi, kalau ada yang menggoda kami, ada mencoba ketangguhan, semangat, dan jiwa konsistensi Partai NasDem, ya, boleh-boleh saja, tidak apa-apa. Kita adalah kita, tetapi niat baik kami tidak bisa ditawar-tawar, semangat kami, ya, itulah kami, komitmen kami," ujarnya.
 
Menurut dia, perjalanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 penuh dengan tantangan. Bahkan, ada pihak yang meminta partainya dikeluarkan dari koalisi dalam pemerintah usai mendeklarasikan Anies Baswedan.
 
Ada tiga kader Partai NasDem yang menduduki jabatan di Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G. Plate, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.
 
"Ada yang menyatakan betapa bodohnya NasDem menempatkan calon presiden yang tidak populer karena dianggap membawa pikiran-pikiran yang bertentangan dengan komitmen kebangsaan, beraneka ragam. Akan tetapi, saudara itulah NasDem. Sekali layar terkembang, surut kita bertandang," kata Surya Paloh menegaskan yang disambut tepuk tangan kader NasDem.

NasDem: Anies Jadi Contoh Anak Muda yang Ingin Memimpin Negeri

Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan hadir pada peresmian acara "NasDem Memanggil" di NasDem Tower, Jakarta Pusat, malam ini. Adalah acara pendaftaran bacaleg NasDem.

Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali menyatakan, capres hasil deklarasi partainya itu menjadi contoh bagi kaum muda yang mempunyai mimpi ingin memimpin negeri.

"Anies Baswedan ini contoh hidup untuk anak-anak muda kalau ingin jadi pemimpin di negeri ini," ujar Ali saat dihubungi wartawan, Senin (17/10/2022).

Menurut Ali, eks Mendikbud itu juga dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda termasuk generasi milenial yang bercita-cita memimpin negeri, tetapi bukan sebagai kader parpol.

"Misalnya saya bukan dari parpol, milenial yang bukan dari parpol, mereka juga punya keberanian untuk bermimpi karena ada contoh hidup seperti Anies Baswedan. Tidak memiliki partai tapi punya kesempatan dicalonkan jadi presiden oleh NasDem," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Ali menjelaskan acara NasDem Memanggil adalah acara turunan dari Indonesia Memanggil. Dinamakan NasDem Memanggil agar mempunyai makna yang lebih spesifik. Yakni, partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu memanggil seluruh elemen masyarakat untuk menjadi politikus.

"Memberikan kesempatan kepada sebuah kelompok masyarakat baik profesi budayawan, guru, intelektual, aktivis, dan milenial yang ingin mengabdi, dan memilih calon politisi sebagai calon pengabdiannya. NasDem memberikan kesempatan kepada mereka untuk maju dalam sebuah kontestasi," ujar dia. (saa/chm/ant/muu)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT