News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepakat Dengan Rekomendasi TGIPF, PSTI Minta Iwan Bule Mundur

Desakkan terhadap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya semakin menguat.
Senin, 17 Oktober 2022 - 20:18 WIB
Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro di Kantor Komnas HAM RI (17/10/2022).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Desakkan terhadap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya semakin menguat.

Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro menyampaikan bahwa pihaknya sepakat dengan rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, yang merekomendasikan Ketum PSSI beserta jajarannya untuk mengundurkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, menurut Ignatius, PSSI merupakan kedudukan tertinggi di kancah sepak bola Tanah Air, maka harus bertanggung jawab atas kerusuhan yang merenggut nyawa 132 suporter bola.

"Kalau dari kami, PSSI jelas (harus tanggung jawab) karena dia sebagai otoritas tertinggi dari sepak bola," ucap Ignatius di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta Pusat (17/10/2022).

Dia menegaskan, bahwa semestinya Iwan Bule mundur sebagai Ketum PSSI. Serta jajaran pengurus lainnya juga diminta mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas terjadinya tragedi berdarah 1 Oktober 2022 lalu.

"Kalau (Iwan Bule) mundur kan sudah rekomendasi dari TGIPF ya. Kita sih sepakat dengan ini karena ini pertanggung jawaban moral dari PSSI," tegasnya.

Lalu juga dari pihak kepolisian, sambung dia, seperti apa penanganan suporter harus beda dengan penanganan demonstrasi di luar dan dalam stadion juga beda.

Menurut Dia, Polisi juga masih harus berbenah terkait pengamanan masyarakat. Terlebih, tidak dibenarkan dengan menggunakan kekerasan.

"Ini juga harus diperbaiki budaya-budaya kekerasan dari kepolisian, juga harus diperbaiki," katanya.

Ignatius menilai bahwa terjadinya tragedi berdarah itu karena kegagalan koordinasi dari pihak-pihak terkait.

"Itu kan kalau menurut kami, ini kegagalan koordinasi ya. Kegagalan koordinasi sehingga statuta FIFA ini informasinya tidak dapat diterima oleh misalnya pihak kepolisian. Ini yang kita lihat sih," ujar dia.

Lebih dalam, Dia bercerita, bahwa sejak sebelum terjadinya Tragedi Kanjuruhan, pihaknya sudah beberapa kali mengeluhkan kepada PSSI terkait potensi-potensi masalah di lingkupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ignatius mengaku sering melakukan komunikasi dengan Iwan Bule terkait pentingnya edukasi bagi para suporter.

"Kita berapa kali komunikasi langsung dengan Ketua Umum PSSI, Iwan Bule. Bahkan setiap kritik yang kita sampaikan langsung Whatsapp ke beliau, dan beliau menanggapi," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT