News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Sepak Terjang Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Sumbar yang Ditangkap Propam Polri karena Narkoba  

Ini Sepak Terjang Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Sumbar yang Ditangkap Propam Polri karena Narkoba  
Jumat, 14 Oktober 2022 - 14:59 WIB
Karena Narkoba, Kapolda Sumbar Ditangkap Propam, Ini Sepak Terjang Irjen Teddy Minahasa
Sumber :
  • Istimewa/Isntagram superboy86_

Jakarta - Baru-baru ini, dikabarkan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Teddy Minahasa, yang akan menggantikan posisi Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, diduga ditangkap Tim Gabungan Propam Mabes Polri, gegara narkoba

Berdasarkan sumber tvonenews.com di Mabes Polri, penangkapan itu dilakukan bukan karena hanya sebagai pemakai saja, bahkan lebih dari itu. Akan tetapi, maksud lebih itu tidak dijelaskan dan dirincikan secara gamblang oleh pihak kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dijelaskan penangkapan ini merupakan rangkaian dari pengnakapan-penangkapan sebelumnya yang berujung kepada Teddy Minahasa. 

Untuk diketahui, sepak terjang Irjen Teddy Minahasa di kepolisian banyak menangani kasus-kasus besar hingga bintang dua melekat di pundaknya dan menjabat sebagai Kapolda Sumbar, lalu menggantikan Irjen Nico Afinta, sebagai Kapolda Jawa Timur.

Seperti diketahui, ketika Irjen Teddy Minahasa menjabat sebagai Kapolda Sumbar (Sumatera Barat) sejak 25 Agustus 2021 menggantikan Irjen Tony Harmanto yang pindah ke Sumatera Selatan. Dia banyak menuntaskan kasus-kasus besar, terutama bongkar kasus narkoba jenis sabu-sabu. Meskipun akhirnya hari ini, Jumat (14/10/2022) dikabarkan ditangkap Mabes Polri gegara sabu-sabu. 

Adapun kasus besar yang Irjen Teddy Minahasa tangani saat menjabat sebagai Kapolda Sumbar, yakni bongkar kasus sabu-sabu terbesar di Sumatera Barat, pada 21 Mei 2022. Saat itu, Irjen Teddy Minahasa bersama anggotanya mengamankan 41,4 kilogram sabu-sabau, dari delapan (8) orang tersangka. 

Foto Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa

Bahkan, orang nomor satu di Polda Sumbar itu membeberkan pada saat itu, penangkapan sabu-sabu seberat 41,4 Kilogram itu, adalah penangkapan paling besar dalam sejarah Polda Sumbar sebelum tahun 2020 di Payakumbuh seberat 7 Kilogram. 

Tak hanya itu saja, Irjen Teddy Minahasa juga dikenal tegas sebagai Kapolda Sumbar. Sebab, Teddy Minahasa pernah menangkap anggotanya, yakni Kompol BA (49) yang diduga terlibat kasus narkoba dan divonis bersalah di persidangan. 

Kemudian, Teddy Minahasa juga pernah mengungkap kasus judi di Polda Sumatera Barat (Sumbar). Operasi penangkapan judi itu, Teddy Minahasa lakukan pada 1 hingga 15 Agustus 2022 dan ada 230 orang pelaku judi ditangkap pihaknya. 

Selain membongkar kasus-kasus besar di wilayah hukum Polda Sumbar. Teddy Minahasa juga mendapatkan banyak penghargaan ketika menjabat sebagai Kapolda Sumbar, satu di antaranya penghargaan gelar adat, pada 16 Juni 2022.

Pada saat itu, lelaki kelahiran Manado, Sulawesi Utara, pada 23 november 1970 ini dan istrinya dianugerahi gelar kehormatan adat oleh masyarakat sumbar di Nagari Pariangan, Tanah Datar. Mantan orang nomor satu di Polda Sumbar itu dianugerahi gelar Tuanko Bandaro Alam Sati. Sedangkan, isrtinya Ny Merthy adalah Puti Sibadayu.       

Namun sebelum menjabat menjadi Kapolda Sumbar, di awal kariernya menjadi Polisi, Teddy Minahasa adalah Akpol kelulusan 1993. Di mana, Teddy Minahasa saat itu merupakan kakak kelas Ferdy Sambo yang lulus Akpol 1994. Tak hanya di Akpol saja, Teddy Minahasa juga pernah kuliah di Fakultas Hukum Untag Semarang pada tahun 2001. 

Kemudian, dari berbagai sumber, diketahui Teddy Minahasa selepas lulus Akpol, dia menjadi pampta di Polres Serang, Banteng (1994) dan ia banyak bertugas di wilayah Polda Jawa Barat. Kemudian, Teddy Minahasa juga pernah menjadi Kasat Lantas Polres Pandegelang, lalu Kasat Reserse Polres Bogor dan Kanit Jatanras Bagserseum Dirserse Polda Jabar.

Foto Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa

Selain itu, Teddy Minahasa juga pernah menjabat sebagai Kapolres Malang Kota pada tahun 2011. Bahkan yang paling hebatnya, Teddy Minahasa permah menjadi ajudan Wakil Presiden, Jusuf Kalla pada 2014. Namun pada saat itu, Teddy Minahasa masih berpangkat Kombes Pol.

Tidak hanya itu saja, pada 2017, Teddy Minahasa menjadi Staff Ahli Wapres Jusuf Kalla, Setelah itu kariernya melesat dan menjabat sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri (2017), dengan itu ia berpangkat Brigjen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, kariernya pun terus meroket, hingga setelah itu, Teddy Minahasa menjabat sebagai Kapolda Banten pada 2018, yang menggantikan Irjen Listyo Sigit Prabowo

Setelah itu, Teddy Minahasa menjadi Wakpolda Lampung tiga bulan dan pada 2019, ia menjadi Sahlijemen Kapolri. Kemudian menjadi Kapolda Sumbar pada tahun 2021. (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral