News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yogyakarta Tuan Rumah 7th International Conference on Big Data and Data Science for Official Statistics

Yogyakarta akan menjadi tuan rumah International Conference Big Data and Data Science 2022 pada 7-11 November 2022 mendatang. Event ini akan diikuti 22 negara.
Kamis, 6 Oktober 2022 - 10:04 WIB
BPS beraudiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedong Wilis Kepatihan, Kamis (6/10/2022). - Dok.Humas DIY
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY – Yogyakarta akan menjadi tuan rumah International Conference Big Data and Data Science 2022 pada 7-11 November 2022 mendatang. Event ini terselenggara atas kerjasama BPS dengan PBB dan Asian Development Bank.

Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto menyampaikan kegiatan audiensi kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, kegiatan tersebut akan diikuti oleh 500 orang perwakilan dari Indonesia dan 22 negara asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konferensi ini diharapkan akan menghasilkan kesepahaman tata kelola dan pengembangan big data dalam pemanfaatan statistik pembangunan secara internasional termasuk di Indonesia," jelas Atqo, Kamis (6/10/2022)

Dipilihnya DIY menurut Atqo sebagai tuan rumah telah melalui berbagai pertimbangan. Kondusifnya DIY dalam hal penyajian data statistik pembangunan inilah yang menjadi salah satu alasan utama menjadi pilihan.

"Kami bersyukur sekali Bapak Gubernur merespons sangat positif dan sangat mendukung. Beliau memberikan arahan-arahan terkait persiapan kegiatan tersebut yang harus benar-benar matang karena melibatkan peserta dari luar negeri," jelasnya.

Pada pertemuan tersebut, Sri Sultan didampingi oleh Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wiyos Santoso. Sedangkan, Sekretaris Utama BPS didampingi oleh Kepala BPS Provinsi DIY Sugeng Arianto, Kepala Biro Humas BPS RI, Margaretha Ari Anggorowati dan jajaran Pejabat BPS Provinsi DIY lainnya.

Atqo juga menyampaikan tentang kegiatan strategis BPS yaitu Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) . Kegiatan ini adalah induk pendataan keseluruhan dari Sensus penduduk.

“Kami mohon dukungan dari Bapak Sultan untuk pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi di DIY ini bisa berjalan dengan lancar. Kami yakin dukungan dari Sri Sultan akan menjadikan pendataan akan berjalan lancar," ujar Atqo.

Penyelenggaraan Regsosek akan melibatkan 1400 petugas khusus untuk DIY. Sedangkan pelaksanaan registrasi untuk seluruh Indonesia akan melibatkan kurang lebih 450.000 petugas. Untuk itu, dukungan kepala daerah dari gubernur, bupati/wali kota hingga kepala desa sangat penting pada kesuksesan registrasi ini.

Disamping Regsosek ini, Atqo menjelaskan BPS juga akan menyelenggarakan Sensus Pertanian tahun 2023 (ST2023). Sensus ini merupakan kegiatan besar BPS yang dilaksanakan 10 tahun sekali. Saat ini sedang dilaksanakan tahap sosialisasi kegiatan ST2023 kepada masyarakat dengan harapan Sensus Pertanian ini sukses menyediakan data potret pertanian di Indonesia.

Pendataan ini menurut Atqo menjadi hal penting karena mampu menyediakan basis data untuk perlindungan sosial bagi seluruh penduduk Indonesia. Harapan BPS kepada masyarakat apabila ada petugas sensus/pendata yang datang, masyarakat dapat menerima dan memberikan jawaban jujur sesuai dengan kondisi.

"Dengan begitu, data didapat bisa benar-benar akurat untuk mendukung kebijakan pemerintah. Basis data dan kerahasiaan data yang dikumpulkan dijamin oleh undang-undang," pungkasnya. (Nur/Buz) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT