News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digitalisasi Cara Tercepat Tingkatkan Inklusi Ekonomi

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai digitalisasi adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan inklusi ekonomi dan keuangan masyarakat Indonesia.
Selasa, 4 Oktober 2022 - 21:55 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam G20 GPFI High Level Symposium yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai digitalisasi adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan inklusi ekonomi dan keuangan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan perempuan, pemuda, serta UMKM.

"Ini terjadi di Indonesia. Inklusi keuangan dan inklusi ekonomi kita saat ini menuju digitalisasi, termasuk digitalisasi sistem pembayaran kita," kata Perry dalam G20 GPFI High Level Symposium di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan survei nasional pada 2021, tingkat inklusi keuangan di Indonesia terus meningkat menuju target 90 persen pada 2024, salah satunya terlihat dari sebanyak 65,5 persen penduduk dewasa pada 2021 yang tercatat memiliki rekening di lembaga keuangan formal atau meningkat dari 61,7 persen pada 2020.

Perry mengatakan, sebanyak 83,6 persen dari populasi orang dewasa memiliki produk dan layanan keuangan formal di tahun lalu, termasuk melalui rekening bank serta berbagai macam sistem pembayaran digital. Kondisi ini adalah peningkatan yang sangat cepat dari sekitar 81,4 persen pada tahun sebelumnya.

Namun, masih banyak hal yang harus dilakukan Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan digital. Antara lain dengan memperluas penyediaan infrastruktur pembayaran untuk semua segmen masyarakat, termasuk wanita, pemuda, dan UMKM, dengan biaya yang sangat rendah.

“Mereka juga perlu pemberdayaan untuk menggunakan sejumlah instrumen digital ini. Kita juga perlu meningkatkan kapasitas literasi keuangan mereka dan memberikan perlindungan pelanggan bagi segmen masyarakat tersebut," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaca dengan kondisi ini, kata Perry, Presidensi G20 Indonesia bersama Kemitraan Global untuk Keuangan Inklusif bertujuan untuk merumuskan kerangka inklusi keuangan dan memanfaatkan digitalisasi guna meningkatkan produktivitas serta ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif dengan fokus pada perempuan, pemuda, dan UMKM.

Kerangka ini dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi regulator dalam upaya memaksimalkan manfaat digitalisasi untuk mempromosikan potensi ekonomi kelompok yang paling tidak terlayani dan demi akses ekonomi yang lebih produktif.(hw)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT