Motif dan Peran Penting Demi Lancarkan Aksi Hacker Bjorka Tidak Membuat MAH Ditahan Meski Sudah Jadi Tersangka. Kenapa?
Bjorka mengaku telah mencuri jutaan data pribadi milik warga Indonesia. Tak hanya itu, bahkan data dari sejumlah pejabat tinggi negara juga berhasil ia curi.
Hacker Bjorka membongkar data rahasia milik negara
Sumber :
Kolase tvOnenews.com
Jakarta - Nama Hacker Bjorka kini menjadi sorotan publik, lantaran aksinya yang sudah menggemparkan bumi pertiwi ini. Peretas yang bernama Bjorka ini dengan asiknya dalam membongkar serta membocorkan data pribadi milik warga Indonesia.Â
Bjorka mengaku telah mencuri jutaan data pribadi milik warga Indonesia. Tak hanya itu, bahkan data dari sejumlah pejabat tinggi negara juga berhasil ia curi.Â
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun timsus bergerak cepat, kasus hacker Bjorka kini telah berkembang dan memasuki babak baru usai salah satu orang ditetapkan sebagai tersangka.
Seorang pemuda asal Madiun, Jawa Timur telah menjadi tersangka diduga terlibat dalam aksi yang dilancarkan hacker Bjorka.
Bjorka bukanlah hacker yang dapat dianggap remeh. Dirinya sering menantang pihak berwajib untuk menangkapnya.
Terlebih kala Pemerintah Indonesia terkesan lelet dalam  melakukan tindakan tegas terhadap kebocoran data warganya.
Sebagaimana yang sudah diberitakan, seorang pemuda asal Madiun bernama Muhammad Agung Hidayatullah atau MAH ditangkap polisi pada Rabu, 14 September 2022.
Setelah menjalani pemeriksaan selama 2 hari, akhirnya dipulangkan ke rumahnya pada Jumat, 16 September 2022. Namun pemuda asal Madiun tersebut tidak ditahan.
Lebih lanjut Ade menyebut pemuda asal Madiun yang diduga punya peran membuat akun telegramBjorkanism.
Ia diduga pernah memposting sebanyak 3 kali di kanal Telegram itu, berkaitan dengan data terkait Presiden Joko Widodo,dan pembocoran data aplikasi Pertamina terkait kenaikan harga BBM.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menerangkan, pemuda asal Madiun itu kini dijerat pasal UU ITE. Setelah ia terbukti 'bersekongkol' dengan hacker Bjorka.
"Yang bersangkutan tidak ditahan dan dijerat pasal UU ITE," ujar Dedi kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (16/9/2022).
Kemudian, lanjut Dedi, MAH hanya dikenakan wajib lapor karena bersikap kooperatif saat diperiksa oleh timsus yang terdiri dari beberapa lembaga seperti aparat kepolisian, BIN, BSSN hingga Kominfo.
Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Load more