Kuasa Hukum Ungkap Momen Istri Bujuk Bripka Ricky Rizal, Berani Tak Ikuti Skenario Ferdy Sambo
- antara
Jakarta - Bripka Ricky Rizal (RR) salah satu tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, kini sudah melawan dan berani tidak mengikuti sang atasan. Adapun Kuasa Hukum ungkap momen istri bujuk Bripka Ricky Rizal, Berani tak ikuti skenario Ferdy Sambo guna membuat terang kasus ini, Selasa (13/9/2022)
Kasus yang telah menyita perhatian publik selama dua bulan terakhir ini, seolah tak berhenti menjadi sorotan karena banyaknya fakta-fakta yang kini belum terungkap, seperti motif pembunuhan, serta adanya dugaan pelecehan seksual yang melatarbelakangi pembunuhan.
Kuasa Hukum Ungkap Momen Istri Bujuk Bripka Ricky Rizal, Berani Tak Ikuti Skenario Ferdy Sambo..
Pengacara Bripka RR (Zena Dinda Zefaga dan Erman Umar). via antara
Istri Bripka Ricky Rizal (RR) sempat menemui sang suami saat menjalani penahanan, terkait dengan kasus pembunuhan berencana Brigpol Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Â
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Ricky sempat menerima bujukan dari sang istri atas kasus yang menjeratnya. Hal ini diungkap langsung oleh Pengacara Bripka Ricky Rizal, Zena Dinda Defaga.
Kata dia, dalam momen tersebut, istri Bripka Ricky membujuk dan meminta kliennya untuk jujur. Bripka Ricky harus mengingat keluarga dan anak-anaknya yang masih kecil.
"Keluarganya menangis dan meminta harus jujur. Ingat keluarga, masih ada keluarga dan anak-anaknya juga masih kecil," ujarnya saat menjelaskan kalimat bujukan istri Bripka Ricky di Bareskrim Polri, Selasa, 13 September 2022.
Dia menilai, bujukan sang istri yang membawa nama anak-anaknya itu membuat Bripka Ricky Rizal akhirnya terbujuk dan mengubah keterangan. Diketahui, Bripka Ricky Rizal memiliki tiga anak, dua di antaranya merupakan kembar.Â
"(Istrinya) meminta Brigadir RR untuk terus terang karena masih ada keluarga yang dia miliki. (Anak-anaknya Bripka Ricky) ada tiga, ada kembar dan satu usia tujuh tahun," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum Bripka RR lainnya Erman Umar mengungkapkan kliennya memang sempat mengikuti skenario pembunuhan berencana yang dibuat Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo, terkait kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.Â
Load more