News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ironi Infrastruktur di Manggarai Timur, Pikul Motor Seberangi Sungai 

Kondisi jalan sepanjang empat kilometer yang melintasi wilayah Compang Ndejing dan Desa Bea Ngencung berbatu dan banyak genangan lumpur.
Rabu, 15 September 2021 - 07:19 WIB
Warga Gunakan Jasa Pikul Motor saat Seberangi Sungai Wae Musur
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai Timur, NTT- Sungai Wae Musur membelah Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong dan Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Desa Lidi dan Satar Lenda merupakan dua desa yang bertetangga dengan Bea Ngencung.  

Kondisi jalan sepanjang empat kilometer yang melintasi wilayah Compang Ndejing dan Desa Bea Ngencung sangat sulit dilalui kendaraan karena berbatu dan banyak genangan lumpur. Namun, meski sangat memprihatinkan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses dan poros ekonomi, sehingga mau tak mau harus dilewati setiap hari. Warga empat desa tersebut yang paling merasakan imbas dari jalan buruk ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bicara tentang ironi sungai Wae Musur hari ini tidak saja tentang medan yang menjengkelkan, tetapi ada praktik pungutan yang harus ditanggung warga. Untuk menghemat waktu, mereka memilih menyeberangi sungai. Namun, pemilik motor harus membayar Rp25 ribu kepada sekelompok orang pikul motor.

Dalam kondisi normal kedalaman kali Wae Musur tidak lebih dari satu meter. Tapi jika hujan turun, Wae Musur pasti banjir. Tercatat sudah belasan korban jiwa dan ratusan ternak hanyut di Wae Musur. 

Laurens Bana, salah satu warga yang selalu melintasi kali Wae Musur mengaku rela membayar Rp50 ribu pergi dan pulang. Sebagai pengepul hasil bumi dia mesti rutin menemui petani komoditi di Desa Lidi dan Desa Satar Lenda.

 “Mau tidak mau ya harus datang ke desa-desa sebelah untuk mengumpul hasil bumi. Nanti kalau oto (mobil) sudah bisa lewat saya datang angkut cengkeh, cokelat, serta kemiri. Kalau datang saya pasti bayar 50 ribu rupiah PP,” katanya ketika berbincang dengan tvonenews.com di Wae Musur, Selasa (14/9) 2021.

Pria 48 tahun itu mengaku jika sudah bisa dilewati kendaraan roda empat, dia juga harus membayar Rp30 ribu kepada warga tukang membersihkan batu di Sungai Wae Musur.

“Kasihan juga ya, warga-warga di sini yang selalu mengeluarkan batu-batu setelah banjir. Itu kalau air sudah turun betul sehingga oto pikap saya bisa lewat. Itu makanya kita bayar jasa membersihkan kali saja,” kata Laurens sambil terkekeh.

Sementara itu Maksimus Jehasa membenarkan ada pungutan untuk pemilik motor dan mobil. Warga yang saban hari memikul motor menyeberangi Sungai Wae Musur mengaku, ia dan tiga orang rekannya memang tidak memaksa jika pemilik kendaraan membayar kurang dari Rp25 ribu untuk sekali lewat. 

“Tapi rata-rata pemilik motor kasih 25 ribu itu termasuk barang bawaan,” tuturnya.  

Dia mengaku, dalam sehari bisa meraup banyak uang tergantung banyaknya motor yang lewat. Hasil jasa pikul motor dan barang, sambung dia, dibagikan kepada empat orang.

“Rata-rata 50 motor sehari. Ada juga mobil tapi sekarang airnya masih tinggi, oto kecil tidak bisa lewat. Nah, uangnya dibagikan kepada empat orang,” terangnya.

Buat Jembatan Darurat 

Maksimus mengatakan, dari hasil jasa pikul motor juga disisihkan untuk membangun titian pada musim kemarau. Menurut ayah empat anak ini, tiap tahun dia dan teman-temannya membuat jembatan kayu tapi jembatan darurat yang dibuat selalu tersapu banjir besar.

Kalau ada jembatan, ongkos yang dipungut pemilik kendaraan hanya Rp5 ribu saja.

“Itu gunanya uang-uang ini, kita sisihkan sedikit untuk bangun jembatan. Kalau ada jembatan cukup bayar lima ribu saja. Tapi kalau banjir datang jembatan itu terhanyut dan kita harus kumpul uang lagi dan buat yang baru,” sebutnya.

Bupati Bungkam

Simpang Sok, Kecamatan Borong hingga ke Desa Satar Lenda, Kecamatan Ranamese merupakan salah satu ruas dengan kondisi paling buruk selain yang terdapat di wilayah Kecamatan Poco Ranaka, Lamba Leda, Elar, Elar Selatan, dan Sambi Rampas saat ini.

Bupati, Wakil Bupati, maupun Sekda Manggarai Timur tidak merespons ketika dimintai tanggapan terkait jalan rusak dan kondisi Sungai Wae Musur yang sampai sekarang tak urung diperbaiki setelah banjir bandang menghancurkan tiga crossway di Wae Musur tahun 2012 lalu.

Padahal Jalur Sok-Satar Lenda berada tak jauh dari Lehong sebagai pusat pemerintahan Manggarai Timur. Jalur tersebut merupakan jalan menuju perbatasan dengan Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai.

Sudah lama sekali jalur tersebut tidak pernah diperhatikan lagi. Terakhir jalan tersebut direhabilitasi hanya sepanjang 700 meter pada tahun 2006 setahun sebelum Kabupaten Manggarai Timur dimekarkan dari Kabupaten Manggarai pada 2007 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sungai Wae Musur adalah bagian dari jalur pantai selatan Laut Sawu Flores yang menghubungkan tiga kabupaten, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Karena kondisinya rusak parah, jalur tersebut makin jarang dilewati pengguna jalan lintas kabupaten. Jika mau ke Manggarai dan Manggarai Barat tetap melewati jalan negara dengan waktu tempuh 2 jam ke Ruteng dan 9 jam ke Labuan Bajo Manggarai Barat.  (Jo Kenaru/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral