News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Halau Macan Tutul Mangsa Ternak Di Ciamis, BKSDA Pasang Pagar Berduri

BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah 6 pasang pagar berduri di kandang ternak untuk mencegah macan tutul memangsa hewan ternak warga
Sabtu, 11 September 2021 - 09:33 WIB
BKSDA Ciamis pasang pagar berduri
Sumber :
  • tvOne

Ciamis, Jawa Barat -  BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah 6 Tasikmalaya – Ciamis, memasang pagar berduri di kandang ternak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah macan tutul yang turun dari kawasan hutan gunung Syawal memangsa hewan ternak warga. Belum lama ini hewan ternak warga di desa Sindangsari dan desa Sindangjaya, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, memang dimangsa hewan bernama latin Panthera pardus ini.

Menurut petugas BKSDA, Tatang Rustandi, macan tutul termasuk hewan predator yang pintar. Macan tutul bisa merusak kandang untuk mendapatkan mangsanya. Oleh sebab itu petugas meminta warga membuat kandang lebih kokoh atau bangunan permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Macan tutul akan mencari celah di kandang untuk masuk dan memangsa ternak seperti kambing atau domba, oleh sebab itu pemagaran kandang ini merupakan salah satu upaya penanganan konflik macan tutul,” jelas Tatang.

Tatang menjelaskan lebih jauh, macan tutul yang belakangan ini kerap memangsa hewan ternak, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya persaingan perebutan wilayah dan betina. Sehingga bila terdapat macan tutul jantan dewasa yang kalah dalam persaingan, akan terdesak lebih jauh keluar kawasan hutan hingga masuk ke pemukiman penduduk. Pergerakan macan tutul ini ditunjang oleh  jarak tempuh yang bisa mencapai radius 10 kilometer.

“Kelebihan kapasitas di kawasan hutan juga menjadi faktor terjadinya persaingan teritori yang ketat, dari beberapa kali macan yang tertangkap, rata-rata macan jantan,” tambah Tatang.

Penelitian terakhir tahun 2020 lalu, BKSDA mencatat terdapat 11 ekor macan tutul di kawasan hutan gunung Syawal. Dalam kurun waktu beberapa tahun ini, macan tutul kerap masuk ke pemukiman penduduk dan memangsa hewan ternak. Beberapa ekor diantaranya pernah tertangkap oleh warga dan diserahkan ke BKSDA Ciamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pemagaran, BKSDA wilayah 6 juga melakukan penghalauan di jalur yang kerap dilintasi macan tutul. Penghaluan dilakukan agar macan menjauh dari area pemukiman penduduk. Sosialisasi juga sudah dilakukan BKSDA agar warga lebih waspada dan tetap melindungi habitat macan tutul.

Tanggal 4 dan 5 September 2021 lalu, dua kambing warga di Sindangsari mati akibat dimangsa macan tutul. BKSDA wilayah 6 mencatat, di kawasan hutan gunung Syawal, selain macan tutul terdapat pula hewan yang dilindungi lainnya seperti surili, elang jawa, kukang dan trenggiling serta babi hutan. (ant/afr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral