News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! M Nasser Pertanyakan Subsistem Kepolisian Membina Karir: Ferdy Sambo Ada Kelainan Jiwa Kok Bisa Jadi Pimpinan

Personil Polisi ikut terseret. Kini publik dan M Nasser pertanyakan subsistem kepolisian membina karir: Ferdy Sambo ada kelainan jiwa kok bisa jadi pimpinan,
Senin, 22 Agustus 2022 - 17:00 WIB
Dr M Nasser dan Irjen Ferdy Sambo
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

"Hal lain yang sangat penting adalah persoalan-persolan terkait upeti, coba diperiksa baik-baik bagaimana dia bisa naik pangkat, bagaimana dia bisa mencapai karir seperti ini, pasti ada something wrong." ungkapnya.

                                                             Krisnha Murti dan Ferdy Sambo. (ist)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr M Nasser menyebutkan bahwa ada upeti yang diberikan dari kenaikan karir signifikan atau jabatan dari seorang polisi, sambil membeberkan jejak rekam karir dari seorang Ferdy Sambo saat masih jadi AKBP.

"Saya tentu tidak punya data yang valid bahwa ada upeti, tapi begini kalau melihat seseorang naik begitu cepat pada tahun 2015 itu saat Wadir Krimum masih AKBP dua tahun lah." ucapnya.

Selanjutnya, Menurut M Nasser menyoroti kejanggalan pertama dari melejitnya karir Fery Sambo, terhitung pada tahun 2021 telah bintang dua, menuturkan hal itu sesuatu yang luar biasa, kalau sesuatu yang luar biasa itu menimbulkan pertanyaan.

"Yang kedua, kita bisa melihat dengan hasil dan pekerjaan seperti ini, orang ini kan berarti banyak kelemahan dalam kepribadian dan sebagainya, bagaimana dengan orang-orang yang kepribadian sangat mencolok atau prominen seperti ini kok bisa naik ke atas," ucapnya.

Atas dasar itu yang menjadi pertanyaan, bagaiman cara filter atau seleksi dari Instansi Kepolisian sehingga meloloskan seorang Ferdy Sambo yang karirnya melejit hingga bisa menjadi Kadiv Propam Polri. 

Apakah tidak ada cara lain untuk membuat filter, sehingga orang-orang buruk ini, jangan sampai naik ke atas," pungkasnya.

                          Irjen Ferdy Sambo dan Mendiang Brigadir J. (ist)

"Subsistim inilah yang sebetulnya kita persoalkan karena setahu saya polisi di Polri itu sebagian besar itu orang baik, orang bagus dan taat asas."tutupnya.

"Ini persoalan sistim atau subsistim, bagaimana bisa melahirkan FS jadi Kadiv Propam, berarti kan ada yang gagal, berarti kan sistemnya tak bagus," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika Kapolri yang lama memilih Sambo jadi Kadiv Propam perlu dipertanyakan, Prestasinya apa? Kriterianya apa?," tambahnya.

Dirinya pun membantah kalau karir dan jabatan seorang polisi bisa naik karena hak prerogatif pimpinan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral